Kenaikan Harga Bumbu Dapur Bikin Untung Pedagang Kuliner Trenggalek Kian Menipis
Harga cabai dan bawang merah naik sejak awal Desember 2025, membuat pedagang kuliner di Trenggalek menurunkan margin dan kesulitan menjaga stabilitas pendapatan.
Harga cabai dan bawang merah naik sejak awal Desember 2025, membuat pedagang kuliner di Trenggalek menurunkan margin dan kesulitan menjaga stabilitas pendapatan.
Akses warga Jatiprahu masih bergantung pada jembatan darurat setelah jembatan utama putus sejak Juni 2025 dan belum ada jadwal perbaikan resmi.
Pengrajin parut kayu di Jatiprahu masih memproduksi alat masak tradisional ini meski permintaan terus menurun.
Ruas Jalan Raya Semarum kembali dikeluhkan warga karena lubang meluas dan minim penerangan yang membuat pengendara sering terjatuh saat malam hari.
Populasi sapi Nggalekan menurun dari 33 menjadi 28 ekor akibat dua kematian, meski kelahiran terjadi pada 2024.
Harga cabai rawit di Pasar Basah Trenggalek terus naik hingga Rp 88.000 per kilo, membuat pembeli dan pedagang menekan jumlah stok.
Seorang ASN di Trenggalek merawat 45 kambing perah dengan pakan limbah fermentasi yang menekan biaya, menghasilkan susu tanpa prengus, dan menarik minat peternak lain.
Produksi kerajinan daur ulang di Bank Sampah Trenggalek belum stabil karena permintaan minim, membuat pelaku bank sampah sulit menjaga keberlanjutan usaha.
Dua mahasiswa ITB Trenggalek mengaku tak pernah menerima dana KIP-K karena kartu ATM dan kartu fisik program ditahan kampus.
Tren produksi singkong di Trenggalek turun dalam lima tahun terakhir akibat harga rendah dan minimnya industri pengolahan.
Orang tua murid SDN 1 Gondang menolak rencana pembangunan gerai KDMP karena dinilai mengurangi ruang gerak siswa dan mengancam kualitas pendidikan.T
Wali murid SDN 1 Gondang menolak pembangunan KDMP karena dinilai mengurangi ruang aktivitas siswa dan mengganggu kenyamanan belajar.