97 Persen Tenaga Kerja Trenggalek Bergantung pada UMKM, 27 Ribu Sudah Ber-NIB
Lebih dari 97 persen tenaga kerja Trenggalek disebut bergantung pada UMKM. Hingga Mei 2026, sekitar 27 ribu UMKM telah memiliki NIB.
Menyuguhkan berbagai berita Ekonomi terbaru Trenggalek hari ini.
Lebih dari 97 persen tenaga kerja Trenggalek disebut bergantung pada UMKM. Hingga Mei 2026, sekitar 27 ribu UMKM telah memiliki NIB.
Cabai rawit menjadi salah satu komoditas yang berpotensi menyumbang IPH tinggi di Trenggalek karena perubahan harganya sulit diprediksi
CFD Trenggalek telah digelar sekitar 15 kali dan mencatat rata-rata omzet UMKM Rp130 juta per event, dengan omzet tertinggi mencapai Rp157 juta.
Pasar rakyat Hari Jadi ke-832 Trenggalek melibatkan 188 UMKM lokal. Pedagang dan pengunjung juga diminta bertanggung jawab mengelola sampah selama event.
Pemkab Trenggalek mulai menanam bawang putih di Pule untuk mendukung swasembada pangan dan mengurangi ketergantungan impor.
BPS Trenggalek menyebut satu petugas Sensus Ekonomi 2026 tidak melanjutkan kontrak setelah mendapat peringatan dan evaluasi terkait kinerja.
BPS Trenggalek menegaskan Sensus Ekonomi 2026 tidak berkaitan dengan perubahan desil DTSEN yang menjadi dasar sejumlah program bantuan.
Pendataan Sensus Ekonomi 2026 di Trenggalek mencapai 113 persen dari prelist. Namun, BPS menyebut pendataan lapangan masih berlangsung.
Musim ikan tiba di PPN Prigi Trenggalek. Nelayan mendapat tangkapan hingga 7 ton, sementara harga ikan naik dua kali lipat.
Gudang Bulog di Gandusari Trenggalek resmi digunakan. Fasilitas ini disebut penting untuk menyerap hasil panen dan menjaga stok beras.