Warga Keluhkan Kerusakan Jalan Raya Semarum yang Disebut Rawan Kecelakaan
Ruas Jalan Raya Semarum kembali dikeluhkan warga karena lubang meluas dan minim penerangan yang membuat pengendara sering terjatuh saat malam hari.
07 Dec 2025 • 12:00 WIB
Jalan Desa Semarum, Durenan yang rusak. KBRT/Nandika
Ringkasan
- Kerusakan terparah berada di sekitar Balai Desa Semarum sepanjang 300 meter.
- Warga melaporkan insiden jatuh sejak musim hujan September.
- Camat Durenan menyebut perbaikan sudah mulai berjalan namun belum menyeluruh.
KBRT – Warga menilai kerusakan di ruas Jalan Raya Semarum, Kecamatan Durenan, menjadi titik rawan kecelakaan. Jalan tersebut memiliki arus kendaraan cukup padat sebagai jalur alternatif menuju wilayah timur Durenan hingga Kabupaten Tulungagung.
Subadi (63), warga RT 03 RW 05 Desa Semarum, menjelaskan bahwa kerusakan sepanjang sekitar 300 meter di sekitar Balai Desa, termasuk yang melintasi lingkungannya, telah terjadi sejak tiga tahun terakhir.
Kerusakan berupa lubang berukuran sedang hingga besar. Menurut Subadi, lubang terbesar memiliki lebar lebih dari 50 sentimeter dengan kedalaman sekitar 5 sentimeter.
Advertisement
“Memang jalan ini benar rusak. Sampai setelah balai desa itu beda, jadi bergelombang rusaknya. Itu karena truk muatan menerobos ke sini jalan sampai Gondang Tulungagung,” ujar dia.
Ia menambahkan bahwa sejak musim penghujan bulan September, dirinya mendengar dua hingga tiga kejadian pengendara jatuh pada malam hari akibat lubang yang tertutup air ditambah minim penerangan.
Menurut Subadi, Jalan Raya Semarum memiliki panjang lebih dari dua kilometer. Titik yang paling parah berada di sekitar lingkungan tempat tinggalnya.
“Kalau hujan, lubangnya tidak kelihatan. Orang lewat bisa kaget jika tidak hafal tempat lubangnya,” tuturnya.
Keluhan serupa disampaikan Suprapti (53), warga RT 03 RW 05 Desa Semarum. Ia menyebutkan kerusakan jalan turut menyulitkan aktivitas hariannya.
“Lewat ya harus pelan-pelan, lubangnya dalam, apalagi waktu anak sekolah pulang, jalannya tambah ramai,” kata Prapti.
Pantauan Kabar Trenggalek menunjukkan bahwa titik kerusakan di dekat Balai Desa Semarum memaksa pengendara memperlambat laju kendaraan karena lubang dapat membahayakan pengguna jalan.
Suprapti menambahkan, dalam sekitar tiga tahun terakhir pernah ada sedikit perbaikan, namun dilakukan oleh salah satu tokoh masyarakat setempat, bukan perbaikan menyeluruh dari pemerintah.
Camat Durenan, Ahmad Zuhdan, menjelaskan bahwa perbaikan Jalan Raya Semarum telah mulai dikerjakan pada 2024 oleh Dinas PUPR, namun belum mencakup seluruh ruas jalan.
“Perbaikannya sudah dimulai dari tahun kemarin. Dari jalan besar terusan jalan itu, diteruskan sampai sekitar makam Mbah Mesir,” katanya.
Terkait kelanjutan perbaikan, Zuhdan menyerahkan sepenuhnya kepada Dinas PUPR sebagai pelaksana program.
Sementara itu, Anjang Purwoko, Pelaksana Tugas Kepala Dinas PUPR Kabupaten Trenggalek, telah dihubungi namun belum memberikan respons.
Ikuti WhatsApp Channel
Dapatkan berita terbaru langsung di WhatsApp!
TAGS
Advertisement
Artikel Terkait
Kabar Baik dari Pusat, Trenggalek Terima DAK Rp 19 Miliar Perbaiki Infrastruktur Rusak
Jalan Rusak di Desa Kamulan Segera Diperbaiki Pemerintah Kabupaten Trenggalek