Desa Kayen, Kecamatan Karangan, Kabupaten Trenggalek, diterjang angin puting beliung pada Sabtu (02/11/2024)
Trenggalek sedang dilanda dua bencana beda musim. Pertama yaitu bencana kekeringan yang terjadi pada
Pemkab Trenggalek mengambil langkah cepat menindaklanjuti putusnya jembatan Desa Tawing, Kecamatan Munjungan,
Bencana tanah longsor dan jembatan putus melanda wilayah Trenggalek setelah hujan dengan intensitas sedang
Trenggalek memasuki puncak kekeringan pada bulan September 2024, menurut prediksi Badan Penanggulangan
Trenggalek memiliki potensi tsunami megathrust. Hal ini mendapat perhatian khusus dari Badan Penanggulangan
Trenggalek dilanda kekeringan, kekeringan tersebut mengakibatkan puluhan desa harus mengajukan bantuan
Warung bakso di Trenggalek ketimpa batu. Hal itu lantaran tebing dengan warung bakso tak begitu jauh
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur mulai bersiaga dengan melakukan antisipasi terhadap
Dua Desa di Trenggalek meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk kirimkan air bersih.
Tiada angin dan hujan, pohon yang berhimpitan dengan rumah warga tiba-tiba roboh. Peristiwa tersebut
Gempa di Pacitan terasa sampai Trenggalek. Gempa itu terjadi pukul 10.34 WIB, Selasa (07/05/2024). Berdasarkan