Pilkades Serentak 2027, PKB Trenggalek Pilih Main Aman tapi Siap All Out
PKB Trenggalek merespons rencana Pilkades serentak 2027 dengan sikap hati-hati. Kader boleh maju, dukungan partai menunggu hasil evaluasi.
09 Feb 2026 • 12:00 WIB
PKB Trenggalek hati-hati dalam terjun kontestasi Pilkades. KBRT/Zamz
Ringkasan
- PKB Trenggalek menilai Pilkades 2027 harus disikapi dengan hati-hati.
- Kader PKB dipersilakan maju, namun dukungan partai dievaluasi bertahap.
- PKB siap all out jika dinilai menguntungkan, atau menarik dukungan jika sebaliknya.
KBRT - Menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tahun 2027, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Trenggalek menegaskan sikap hati-hati dalam menentukan langkah politik. PKB tak ingin gegabah, apalagi sampai keputusan partai justru berbalik menjadi bumerang.
Ketua DPC PKB Trenggalek, Sukarodin, menyebut Pilkades memiliki dinamika yang berbeda dibanding kontestasi politik lainnya. Salah strategi, kata dia, justru bisa menimbulkan konflik baru di tingkat desa.
“Kaitannya dengan urusan Pilkades PKB Trenggalek tentu harus hati-hati karena kalau salah mengambil langkah menjadi boomerang. Maunya bagus tapi malah menciptakan musuh baru,” ujar Sukarodin.
Advertisement
Meski demikian, PKB Trenggalek tetap membuka ruang selebar-lebarnya bagi kader yang ingin ikut berkontestasi dalam Pilkades 2027. Namun, keputusan dukungan partai tidak serta-merta diberikan sejak awal.
“Jadi kami silahkan untuk para kader PKB berkontestasi di Pilkades, kemudian tentu kami akan lakukan evaluasi kemudian akan kami lakukan langkah-langkah berikutnya,” katanya.
Menurut Sukarodin, hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar apakah PKB perlu turun langsung secara penuh atau justru mengambil langkah alternatif. PKB, lanjut dia, tidak ingin memaksakan dukungan jika secara politik dinilai kurang menguntungkan.
“Kaitannya urusan dengan intervensi tentu sesuai tahapan yang kami lakukan, kalau hasil evaluasi PKB harus hadir All out, tentu kami hadir secara all out, tentu kalau setelah evaluasi dimaksud mungkin kurang menguntungkan PKB, ya tentu kader kita ditarik, terus dimunculkan kader yang bukan murni kader PKB, kemudian kira-kira tidak merugikan PKB, jadi kami tidak memaksakan diri,” jelasnya.
Ia bahkan mengibaratkan strategi Pilkades layaknya berdagang. PKB, kata Sukarodin, akan memilih langkah yang paling realistis dan memberi keuntungan politik bagi partai.
“Kalau kader kita bahasa kasarnya dijual tidak laku ya tentu lebih baik menjual dagangan yang laku yang endingnya PKB diuntungkan,” ujarnya.
Ikuti WhatsApp Channel
Dapatkan berita terbaru langsung di WhatsApp!
TAGS
Advertisement
Artikel Terkait
Pilkades Trenggalek 2027, Pemerintah Siapkan Estimasi Biaya Rp5 Miliar
Pemkab Trenggalek Kunci Timeline Pilkades 2027, 128 Desa Masuk Agenda
Dana Desa Menciut, Persaudaraan Kepala Desa Trenggalek Prediksi Pilkades 2027 Sepi Calon
Pilkada Tak Langsung Jadi Opsi, PKB Trenggalek Pilih Patuh Keputusan Pusat
Musker DPC PKB Trenggalek 2026: Konsolidasi Dapil Jadi Agenda Awal Tahun