Legislatif Trenggalek Desak Kasus Pimpinan Ponpes Kampak Segera Diproses
Kasus dugaan pimpinan pondok pesantren di Kampak, Trenggalek yang menghamili santriwati hingga melahirkan mendapat sorotan dari legislatif yang mendesak agar proses hukum segera dipercepat, karena peristiwa ini telah menjadi perhatian publik, Selasa (24/09/2024).Doding Rahmadi, Ketua Sementara DPRD Trenggalek, menegaskan bahwa jika proses hukum tidak segera dilakukan, konflik di masyarakat dapat s...
24 Sep 2024 • 17:00 WIB
Kasus dugaan pimpinan pondok pesantren di Kampak, Trenggalek yang menghamili santriwati hingga melahirkan mendapat sorotan dari legislatif yang mendesak agar proses hukum segera dipercepat, karena peristiwa ini telah menjadi perhatian publik, Selasa (24/09/2024).
Doding Rahmadi, Ketua Sementara DPRD Trenggalek, menegaskan bahwa jika proses hukum tidak segera dilakukan, konflik di masyarakat dapat semakin meluas.
“Harus diproses secepatnya, karena bisa menimbulkan konflik di masyarakat, dan kami yakin penegak hukum akan bergerak,” terangnya saat dikonfirmasi sejumlah media.
Advertisement
Doding juga mengungkapkan keprihatinannya terkait dugaan tersebut, yang menurutnya menyangkut dunia pendidikan pesantren. Ia menegaskan bahwa jika terbukti, hal ini tidak boleh terulang lagi.
“Kami sangat prihatin atas kejadian tersebut, apalagi menyangkut dunia pendidikan di pesantren, karena menyangkut masa depan pesantren,” tandasnya.
Sebagai tambahan, kasus ini telah memicu kemarahan warga. Aksi protes telah dilakukan dua kali pada Minggu (22/09/2024), namun pimpinan pesantren yang diduga terlibat tidak hadir di tengah-tengah ratusan warga yang menuntut keadilan. Warga juga mendesak pihak kepolisian untuk segera menangkap terduga pelaku.
Ikuti WhatsApp Channel
Dapatkan berita terbaru langsung di WhatsApp!
Advertisement
Artikel Terkait
Satu Alat Bukti Cukup, Pengacara Santriwati Korban Pencabulan Desak Polres Trenggalek Lebih Gercep
Dugaan Kekerasan Seksual Pimpinan Ponpes, Ayah Korban Sebut Penanganan Kasus Lambat
Kiai Cabul Kampak Tiba di Kejaksaan Trenggalek, Masuk Proses Tahap Dua
Dinsos PPPA Ungkap Kondisi Korban Dugaan Tindakan Asusila Pimpinan Pondok Pesantren Kampak
Pimpinan Ponpes Kampak Tak Hadir di Tengah Ratusan Warga, Buntut Diduga Hamili Santri