Geruduk Jakarta, Inilah Tuntutan Aliansi Rakyat Trenggalek kepada 3 Kementerian
Kabar Trenggalek - Masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Trenggalek geruduk Jakarta dalam rangka menyuarakan penolakan tambang emas oleh PT Sumber Mineral Nusantara (SMN). Masyarakat Trenggalek bakal menuntut 3 kementerian di Jakarta, Minggu (23/10/2022). Melalui keterangan resminya, Aliansi Rakyat Trenggalek, mengungkapkan bahwa persoalan tambang emas PT SMN benar-benar membuat warga...
22 Oct 2022 • 23:12 WIB
Tuntutan Aliansi Rakyat Trenggalek kepada 3 Kementerian:
- Menuntut Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) Republik Indonesia agar mencabut WIUP dan IUP OP Emas DMP PT Sumber Mineral Nusantara dari Kabupaten Trenggalek.
- Menuntut Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia agar tidak memberikan Persetujuan Pemakaian Kawasan Hutan (PPKH) untuk kepentingan pertambangan PT Sumber Mineral Nusantara yang beroperasi di Kabupaten Trenggalek.
- Menuntut Kementerian ATR/BPN Republik Indonesia agar segera:
a. Mengeluarkan surat teguran/sangsi ke Provinsi Jawa Timur sebagai penerbit IUP OP PT SMN karena melanggar peraturannya sendiri, yaitu Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 80 tahun 2014 tentang pemanfaatan ruang pada kawasan pengendalian ketat skala regional Jawa Timur yang mewajibkan perusahaan mengurus izin pemanfaatan ruang sebelum terbitnya IUP OP.
b. Mereview, merekomendasi, dan mendesak Pemerintah Provinsi Jawa Timur agar tidak memasukkan kawasan pertambangan dalam perubahan Perda RTRW Kabupaten Trenggalek.
UPDATE RAKYAT TRENGGALEK GERUDUK JAKARTA:
Ikuti WhatsApp Channel
Dapatkan berita terbaru langsung di WhatsApp!
Advertisement
Artikel Terkait
Pertahankan Tanah Air, IPNU-IPPNU Munjungan Tolak Tambang Emas PT SMN
PT SMN Mengakui Aktivitas Tambang Emas di Trenggalek Tanpa Izin Kawasan Hutan
Aktivitas Tambang Emas PT SMN Tanpa Izin Kawasan Hutan, Warga Terdampak Resah
Aktivitas Tambang Emas Diduga Ilegal, Rakyat Tuntut Ketegasan Bupati Trenggalek dan Camat
Aliansi Rakyat Trenggalek Geruduk Perhutani Soal PT SMN Diduga Survei Tambang Emas