Ekonomi Hancur, 5 Perkera Cerai di Trenggalek Karena Judi Online

Pengadilan Agama Trenggalek mencatat lima perkara perceraian berkaitan dengan faktor perjudian selama semester pertama 2026.

Ekonomi Hancur, 5 Perkera Cerai di Trenggalek Karena Judi Online

Perkara perceraian di Trenggalek karena judi online. KBRT/Zamz

Ringkasan

  • Lima perkara perceraian di PA Trenggalek selama Januari-Juni 2026 berkaitan dengan faktor perjudian.
  • Judi online menjadi bentuk perjudian yang paling banyak ditemukan, selain sabung ayam atau perjudian konvensional lainnya.
  • PA Trenggalek menerima 1.143 perkara selama semester pertama 2026, dengan 685 cerai gugat dan 256 cerai talak.

TRENGGALEK - Pengadilan Agama (PA) Trenggalek mencatat sedikitnya lima perkara perceraian selama semester pertama 2026 yang berkaitan dengan faktor perjudian. Judi online menjadi bentuk perjudian yang paling banyak ditemukan dalam perkara tersebut.

Humas Pengadilan Agama Trenggalek, H. Toif, mengatakan faktor perjudian masih muncul dalam perkara perceraian yang ditangani setiap tahun.

"Terdapat 5 perkara perceraian di Trenggalek karena faktor judi," kata Toif.

Advertisement

Menurutnya, perjudian yang menjadi faktor dalam perkara perceraian tersebut tidak hanya berupa judi online. Beberapa perkara juga berkaitan dengan perjudian konvensional, seperti sabung ayam.

Namun, judi online menjadi bentuk perjudian yang paling banyak ditemukan dalam perkara perceraian yang ditangani Pengadilan Agama Trenggalek.

"Kadang-kadang ada yang judi ayam, sabung ayam. Kayak begitu kan ada juga mereka ya. Tapi paling banyak judi online, Pak. Yang sekarang ini yang banyak judi online," ujarnya.

Toif menjelaskan, kebiasaan berjudi online dapat berdampak terhadap kondisi ekonomi keluarga. Uang yang semestinya digunakan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga justru digunakan untuk bermain judi.

"Jelas. Jadi pada akhirnya gini, kan juga kan karena masalah ekonomi karena si tergugat sering judi online. Sehingga uangnya kan digunakan untuk judi online," jelasnya.

Kondisi tersebut kemudian berdampak pada pemenuhan nafkah kepada pasangan.

"Bukan diberikan kepada istrinya seperti itu. Akibat dari judi online nafkah yang diberikan kepada istrinya," lanjutnya.

Sementara itu, perkara perceraian masih menjadi salah satu perkara yang banyak ditangani Pengadilan Agama Trenggalek selama semester pertama 2026.

Sejak Januari hingga Juni 2026, terdapat sekitar 1.143 perkara yang diterima Pengadilan Agama Trenggalek. Dari jumlah tersebut, sebanyak 685 perkara merupakan cerai gugat yang diajukan pihak istri.

Sedangkan perkara cerai talak yang diajukan pihak suami tercatat sebanyak 256 perkara.

Adapun perkara lainnya yang ditangani Pengadilan Agama Trenggalek meliputi isbat nikah, dispensasi kawin, perwalian, penetapan ahli waris, penetapan anak biologis, gugatan waris, hingga sengketa harta bersama.

Ikuti WhatsApp Channel

Dapatkan berita terbaru langsung di WhatsApp!

Join Channel

Advertisement

Artikel Terkait