Dari Lingkungan hingga Ekonomi, Pemuda Muhammadiyah Trenggalek Punya Agenda Besar Usai Rapimda
Pemuda Muhammadiyah Trenggalek menggelar Rapimda untuk mengevaluasi program kerja, memperkuat kaderisasi, serta mendorong peran pemuda di bidang lingkungan dan ekonomi.
15 Jun 2026 • 14:00 WIB
Rapat pimpinan daerah pemuda muhammadiyah trenggalek. KBRT/Zamz
Ringkasan
- Rapimda Pemuda Muhammadiyah Trenggalek diikuti 80 peserta dari tingkat daerah dan cabang.
- Fokus pembahasan meliputi evaluasi program kerja, kaderisasi, lingkungan, dan penguatan ekonomi pemuda.
- Organisasi menargetkan aktivitas Pemuda Muhammadiyah kembali bergairah hingga tingkat ranting
TRENGGALEK - Pemuda Muhammadiyah Trenggalek tidak ingin organisasi hanya ramai di atas kertas. Melalui Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda), para kader muda diajak kembali memperkuat gerakan hingga tingkat ranting sekaligus menyiapkan langkah strategis menghadapi berbagai tantangan sosial, lingkungan, dan ekonomi di Trenggalek.
Rapimda yang digelar di Kecamatan Watulimo itu menjadi forum konsolidasi setengah periode kepengurusan. Sebanyak 80 peserta yang terdiri dari pengurus Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Trenggalek dan perwakilan Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) se-Kabupaten Trenggalek hadir untuk mengevaluasi perjalanan organisasi sekaligus menyusun agenda ke depan.
Ketua PDPM Trenggalek, Arifin, mengatakan Rapimda merupakan amanat organisasi yang wajib dilaksanakan minimal satu kali dalam setiap periode kepemimpinan.
Advertisement
Menurutnya, forum tersebut bukan sekadar rapat rutin, melainkan momentum untuk mengukur sejauh mana program yang telah dijalankan dan menentukan arah gerakan organisasi pada sisa masa kepengurusan.
"Rapimda merupakan agenda rapat pimpinan yang dilaksanakan sebagai upaya konsolidasi organisasi, evaluasi keterlaksanaan dan ketercapaian program kerja serta merumuskan kebijakan-kebijakan strategis Pemuda Muhammadiyah," ujarnya.
Dalam Rapimda kali ini, terdapat tiga isu utama yang menjadi perhatian. Pertama, evaluasi terhadap program-program yang telah dijalankan selama setengah periode.
Kedua, penyusunan kebijakan strategis untuk memperkuat kaderisasi dan meningkatkan kinerja organisasi. Ketiga, mempertegas peran pemuda dalam menjawab persoalan lingkungan dan pengembangan ekonomi kader.
Arifin menilai organisasi kepemudaan tidak cukup hanya aktif menggelar kegiatan seremonial. Pemuda Muhammadiyah harus mampu hadir di tengah masyarakat dan menjadi bagian dari solusi berbagai persoalan yang berkembang.
Karena itu, salah satu hasil yang diharapkan dari Rapimda adalah meningkatnya aktivitas organisasi hingga tingkat cabang dan ranting.
Untuk mencapai target tersebut, PDPM Trenggalek menyiapkan sejumlah langkah. Di antaranya memperbanyak kegiatan turun ke bawah atau turba ke PCPM, merealisasikan pelatihan Baitul Arqam Dasar, serta memperluas keterlibatan kader dalam aksi-aksi sosial dan lingkungan.
Selain itu, pelatihan kewirausahaan juga masuk dalam agenda prioritas sebagai upaya membangun kemandirian ekonomi kader muda Muhammadiyah.
"Target khususnya adalah menggairahkan kembali aktivitas dan kegiatan Pemuda Muhammadiyah baik di tingkat daerah, cabang, maupun ranting," kata Arifin.
Rapimda tersebut juga mendapat perhatian dari berbagai unsur pimpinan Muhammadiyah dan pemerintah daerah. Pada pembukaan kegiatan hadir Bupati Trenggalek, Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Jawa Timur, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Trenggalek, Camat Watulimo, pimpinan Muhammadiyah dan Aisyiyah tingkat cabang, serta sejumlah organisasi otonom Muhammadiyah di tingkat daerah.
Bagi Pemuda Muhammadiyah Trenggalek, Rapimda bukan sekadar ruang evaluasi. Forum ini menjadi titik pijak untuk memastikan organisasi tetap relevan dengan kebutuhan generasi muda dan mampu menjawab tantangan zaman, mulai dari isu lingkungan hingga pemberdayaan ekonomi.
Ikuti WhatsApp Channel
Dapatkan berita terbaru langsung di WhatsApp!
Advertisement
Artikel Terkait
Geopark Trenggalek Disiapkan Jadi Mesin Ekonomi Baru, Sekaligus Benteng Kawasan Kars
Tak Ingin Alam Rusak, IMM Trenggalek Tolak Tambang Emas PT SMN
Aksi Hijau di Pantai Cengkrong, Pemuda Muhammadiyah Trenggalek Tanam Mangrove dan Bersihkan Pantai
Stok Minyakita Ditambah di Pasar Basah Trenggalek, Pemkab Pasang Rem agar Harga Tak Melonjak
Punya Timbangan untuk Jualan? Diskomidag Trenggalek Buka Tera Gratis Keliling 14 Kecamatan