Aksi Hijau di Pantai Cengkrong, Pemuda Muhammadiyah Trenggalek Tanam Mangrove dan Bersihkan Pantai

Sebanyak 120 peserta mengikuti aksi tanam mangrove dan bersih pantai di Cengkrong, Watulimo, yang digelar Pemuda Muhammadiyah Trenggalek.

Aksi Hijau di Pantai Cengkrong, Pemuda Muhammadiyah Trenggalek Tanam Mangrove dan Bersihkan Pantai

Bersih pantai pemuda muhammadiyah trenggalek. KBRT/Adima

Ringkasan

  • Pemuda Muhammadiyah Trenggalek menggelar tanam mangrove dan bersih pantai di Cengkrong, Watulimo.
  • Kegiatan diikuti 120 peserta dari berbagai unsur Muhammadiyah, pemerintah, dan komunitas lingkungan.
  • Aksi tersebut mendukung pengurangan abrasi pesisir serta target Net Zero Carbon 2045 Trenggalek.

TRENGGALEK - Upaya menjaga pesisir dari ancaman abrasi tak cukup hanya dengan wacana. Pemuda Muhammadiyah Trenggalek memilih turun langsung ke lapangan dengan menanam mangrove dan membersihkan kawasan Pantai Cengkrong, Kecamatan Watulimo, Jumat (12/06/2026) lalu.

Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Pra-Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) Pemuda Muhammadiyah Trenggalek itu diikuti sekitar 120 peserta. Mereka berasal dari unsur pimpinan dan anggota Pemuda Muhammadiyah tingkat daerah, cabang, hingga ranting.

Serta melibatkan pelajar sekolah dan pondok pesantren Muhammadiyah, Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC), organisasi otonom Muhammadiyah, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Pemerintah Kecamatan Watulimo, hingga kelompok masyarakat pengawas (Pokmaswas).

Advertisement

Ketua Pemuda Muhammadiyah Trenggalek, Arifin, mengatakan kegiatan tersebut sekaligus menjadi bentuk peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang tahun ini mengusung tema "Hijaukan Bumi, Gerakkan Ekonomi".

Menurutnya, penanaman mangrove dilakukan untuk menambah vegetasi di kawasan pesisir Watulimo yang memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan.

"Tujuan utamanya adalah menambah kuantitas pohon mangrove di pesisir pantai Watulimo yang diharapkan dapat memperkuat daya tahan kawasan dari erosi dan abrasi serta meningkatkan serapan karbon," ujarnya.

Arifin menambahkan, langkah sederhana tersebut juga menjadi bentuk dukungan terhadap target Net Zero Carbon 2045 yang telah dicanangkan Pemerintah Kabupaten Trenggalek.

Pemuda Muhammadiyah Trenggalek Menanam Mangrove. KBRT/Adima
Pemuda Muhammadiyah Trenggalek Menanam Mangrove untuk menjaga lingkungan. KBRT/Adima

Selain penanaman mangrove, para peserta juga melakukan aksi bersih-bersih pantai dengan mengumpulkan sampah yang ditemukan di sekitar kawasan wisata Cengkrong.

Bagi Pemuda Muhammadiyah, kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada penambahan tutupan hijau, tetapi juga membawa pesan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga lingkungan secara berkelanjutan.

Arifin menilai pembangunan tidak selalu identik dengan pembangunan fisik berupa gedung atau infrastruktur. Menurutnya, menjaga kelestarian alam juga merupakan bagian penting dari pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

"Kami ingin menyampaikan pesan bahwa pembangunan tidak melulu tentang berdirinya gedung bertingkat. Penghijauan terhadap bumi juga merupakan pembangunan yang sangat penting dan bermanfaat bagi kehidupan manusia," katanya.

Melalui kegiatan itu, Pemuda Muhammadiyah Trenggalek berharap semakin banyak elemen masyarakat yang terlibat dalam menjaga ekosistem pesisir sekaligus membangun kesadaran kolektif terhadap pentingnya lingkungan yang bersih dan lestari.

Ikuti WhatsApp Channel

Dapatkan berita terbaru langsung di WhatsApp!

Join Channel

Advertisement

Artikel Terkait