Sambut HUT Ke-81 RI, Warga Munjungan Gotong Royong Bersihkan Sungai dan Donor Darah
Kecamatan Munjungan memperingati HUT Ke-81 RI dengan gerakan Magerbeling dan donor darah. Aksi gotong royong ini melibatkan pemerintah, pelajar, komunitas, hingga masyarakat.
07 Aug 2026 • 18:00 WIB
Warga Munjungan bersama unsur terkait membersihkan sungai. KBRT/Dok.Warga
Ringkasan
- Kecamatan Munjungan menggelar Magerbeling dan donor darah pada Jumat (7/8/2026).
- Aksi melibatkan pemerintah, pelajar, komunitas, dan masyarakat.
- Gerakan ini diharapkan menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan dan sesama.
TRENGGALEK - Cara warga Kecamatan Munjungan, Kabupaten Trenggalek, menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini tak hanya diwarnai perlombaan. Sejak Jumat (7/8/2026) pagi, ratusan warga dari berbagai unsur turun bersama membersihkan lingkungan dalam gerakan Magerbeling (Munjungan Bergerak Bersih Lingkungan), lalu melanjutkan aksi kemanusiaan melalui donor darah.
Di sepanjang aliran sungai mulai kawasan Kantor Pos Munjungan hingga arah selatan, warga tampak bergotong royong mengangkat sampah, membersihkan semak, dan merapikan bantaran sungai. Sementara itu, di Pendopo Arum Sumbreng Raya, sejumlah warga bergantian mendonorkan darah untuk membantu memenuhi kebutuhan stok darah di Kabupaten Trenggalek.
Semangat kebersamaan itulah yang ingin dihadirkan dalam peringatan kemerdekaan tahun ini. Bukan sekadar seremoni, tetapi mengajak masyarakat merayakan kemerdekaan melalui aksi yang manfaatnya dapat langsung dirasakan lingkungan maupun sesama.
Advertisement
Camat Munjungan, Yusuf Widharto, mengatakan kegiatan tersebut menjadi ajakan kepada seluruh elemen masyarakat agar memaknai kemerdekaan dengan kepedulian dan gotong royong.
"Kami mengajak seluruh masyarakat Munjungan untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan sekaligus meningkatkan kepedulian sosial melalui donor darah. Semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan lewat perayaan, tetapi juga melalui aksi nyata yang memberi manfaat bagi orang lain," ujar Yusuf Widharto.
Gerakan Magerbeling digagas Panitia Peringatan Hari Besar Nasional (PHBN) Kecamatan Munjungan bersama sejumlah komunitas lokal, antara lain Info Seputar Munjungan (ISM), Ikatan Sedulur Trenggalek (IST) Korwil Munjungan, Perhimpunan Sumbreng Raya (PSR), Kampung Siaga Bencana (KSB) Sumbreng, serta Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kecamatan Munjungan.
Melalui tema "Aksi Nyata, Lingkungan Bersih, Hidup Lebih Sehat", kegiatan tersebut diharapkan menjadi budaya gotong royong yang terus tumbuh di tengah masyarakat, bukan hanya dilakukan saat momentum peringatan kemerdekaan.
Tak hanya membersihkan lingkungan, PMI Kabupaten Trenggalek bersama Pemerintah Kecamatan Munjungan juga membuka layanan donor darah di Pendopo Arum Sumbreng Raya. Melalui slogan "Setetes Darah Anda, Sangat Berarti", masyarakat diajak menyumbangkan darah secara sukarela untuk membantu pasien yang membutuhkan.
Yusuf menjelaskan, pihaknya telah mengeluarkan surat edaran kepada Forkopimcam, pemerintah desa, instansi pemerintah, sekolah, perbankan, organisasi kemasyarakatan, organisasi kepemudaan, hingga tokoh agama dan tokoh masyarakat agar ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
"Kami berharap gerakan ini tidak berhenti hari ini saja. Kepedulian terhadap kebersihan lingkungan dan semangat saling membantu harus menjadi kebiasaan masyarakat karena itulah salah satu makna kemerdekaan yang sesungguhnya," katanya.
Melalui surat edaran tersebut, pemerintah desa juga diminta mengoordinasikan kerja bakti di lingkungan masing-masing, mulai fasilitas umum, tempat ibadah, kantor, sekolah, hingga kawasan permukiman. Hasil kegiatan kemudian didokumentasikan sebagai bagian dari gerakan serentak menyambut HUT Ke-81 Republik Indonesia.
Bagi masyarakat Munjungan, peringatan kemerdekaan tahun ini bukan hanya tentang mengibarkan bendera merah putih atau memeriahkan perlombaan.
Di balik sapu, cangkul, karung sampah, hingga kantong darah yang terkumpul, tersimpan pesan bahwa kemerdekaan juga berarti menjaga lingkungan tetap lestari dan hadir untuk membantu sesama. Sesuai tagline yang diusung panitia, "Jaga Kebersihan, Jaga Kehidupan."
Ikuti WhatsApp Channel
Dapatkan berita terbaru langsung di WhatsApp!
Advertisement
Artikel Terkait
Bupati Trenggalek Tanam 25 Ribu Vetiver untuk Mitigasi Longsor di Bendoroto Munjungan
Tak Lagi Saling Menunggu, KBAK dan Perda Kawasan Karst Trenggalek Disusun Beriringan
Setahun Mengambang, Pembahasan Perda Karst Trenggalek Akhirnya Bergerak Setelah Ditagih Rakyat
Berkenalan Lewat WhatsApp, Pemuda Munjungan Kini Terancam 12 Tahun Penjara
Wajah Pendidikan Trenggalek Tahun Ajaran Baru, Puluhan SD Dapat 2-4 Siswa Ada yang Tidak Dapat