Kabar TrenggalekKabar Trenggalek
Kabar TrenggalekKabar Trenggalek

Press ESC / Click X icon to close

My Account

Roboh Diterpa Hujan, Petani Trenggalek Kebut Panen

  • 02 Apr 2025 12:00 WIB
  • Google News

    KBRT - Hujan deras yang mengguyur wilayah Trenggalek pada Jumat (28/3/2025) sejak siang hingga malam hari membawa keresahan bagi petani padi di Kedunglurah. Tiga petak sawah milik warga setempat roboh total, sementara sawah lainnya turut terdampak meskipun tidak sampai merobohkan seperempat lahan.

    Hartono (45), salah satu petani setempat, memilih langsung memanen padinya pada Sabtu pagi. Ia mengaku khawatir terlambat panen dan kembali terdampak hujan.

    "Sebagian padi yang saya panen sudah ambruk. Awalnya memang sudah saya rencanakan panen hari ini karena takut padi terlalu tua dan roboh lebih banyak lagi. Sebenarnya saya ingin menyewa mesin pemanen, tetapi sekarang sudah tidak ada yang mau menggarap karena sudah mepet Lebaran," ujarnya.

    Hartono memanen padinya bersama pencari pakan ternak dan pekerja yang ia sewa dengan menggunakan geblok. Pukul 09.00 WIB, seluruh padi telah selesai dipanen. Pekerjaannya rampung lebih cepat karena dibantu oleh banyak orang.

    "Saya masih pakai geblok karena mesin pemanen padi tidak bersedia turun saat ini. Mereka menganggap pekerjaan ini nanggung dan kurang menguntungkan," tambahnya.

    ADVERTISEMENT
    Migunani

    Beberapa sawah yang roboh total merupakan milik warga Dusun Jatikepluk yang berdekatan dengan area persawahan. Hartono menyebutkan salah satu pemilik sawah yang roboh juga ikut memanen sawah milik orang lain. Menurutnya, padi yang roboh tidak hanya disebabkan oleh hujan dan angin semalam, tetapi juga karena batangnya terlalu gemuk.

    "Seperti sawah yang berada paling utara dekat permukiman, sawah itu roboh total dan belum segera ditangani. Padi yang awalnya kuning kini sudah berubah menjadi cokelat dan banyak yang masih tenggelam di air. Jika tidak segera dipanen dan dikeringkan, akan rawan tumbuh tunas dari bijinya," jelasnya.

    Hartono juga mengungkapkan bahwa ada padi yang masih muda dan berwarna hijau ikut ambruk. Hal itu terjadi karena batangnya terlalu gemuk dan lokasinya bersebelahan dengan sungai.

    "Sawah yang masih hijau ikut ambruk juga karena terkena air luapan sungai akibat hujan tadi malam. Walaupun masih muda, sekarang sudah roboh total," tandasnya.

    Kabar Trenggalek - Peristiwa

    Editor:Zamz

    ADVERTISEMENT
    Lodho Ayam Pak Yusuf