Menu Dimsum MBG Tugu Diduga Ada Belatung, Korwil SPPG: Ada Kesalahan Cek Bahan Baku
Temuan menu dimsum diduga tidak layak di program MBG Trenggalek langsung ditindak SPPG dengan penarikan dan penggantian makanan.
18 Mar 2026 • 12:00 WIB
Menu MBG di Tugu Trenggalek Diduga ada Belatung. KBRT/Zamz
Ringkasan
- Dimsum diduga tidak layak ditemukan di sekolah di Tugu
- SPPG akui ada kelalaian pengecekan bahan baku
- Menu langsung ditarik dan diganti makanan baru
TUGU, TRENGGALEK - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Trenggalek jadi sorotan setelah ditemukan menu dimsum yang diduga tidak layak konsumsi di salah satu sekolah. Temuan itu terjadi di MI Fastabiqul Khairat (Fasko), Desa Jambu, Kecamatan Tugu, pada 16 Maret 2026.
Koordinator Wilayah SPPG Trenggalek, Neo Ordikla, membenarkan adanya insiden tersebut setelah melakukan konfirmasi ke pihak dapur penyedia makanan.
“Kepala SPPG sudah mengonfirmasi hal ini. Mereka mengakui ada kesalahan saat mengecek bahan baku yang baru datang dari pemasok,” ungkap Neo.
Advertisement
Menindaklanjuti kejadian itu, SPPG Pucanganak langsung mengambil langkah cepat untuk mencegah dampak lebih luas. Seluruh menu dimsum yang diduga bermasalah ditarik dari penerima dan diganti dengan makanan yang layak konsumsi.
Selain itu, pihak penyedia juga memberikan teguran kepada pemasok bahan baku agar lebih ketat dalam menjaga kualitas distribusi makanan ke dapur.
Program MBG yang dikelola SPPG Pucanganak sendiri menjangkau sekitar 2.200 penerima manfaat di wilayah Kecamatan Tugu.
Hingga kini, pihak SPPG masih melakukan pendataan terkait jumlah siswa yang sempat menerima menu tersebut. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh penerima mendapatkan penggantian yang sesuai.
“Kami masih mendata jumlah terdampak secara rinci. Namun sebagai bentuk tanggung jawab, kami pasti mengganti menu yang tidak layak itu,” tegasnya.
Neo menambahkan, kejadian ini menjadi bahan evaluasi menyeluruh bagi pengelola program MBG di Trenggalek, terutama dalam pengawasan bahan baku dan proses distribusi makanan.
“Kritik sangat membantu kami memperbaiki layanan. Namun akan lebih baik jika laporan disampaikan langsung agar segera kami tindak lanjuti,” tutupnya.
Ikuti WhatsApp Channel
Dapatkan berita terbaru langsung di WhatsApp!
Advertisement
Artikel Terkait
Tumpukan Kayu Lapuk di Bendungan Tugu Trenggalek Terbakar
72 SPPG di Trenggalek Disebut Sudah Kantongi SLHS, Enam Masih Tunggu Operasional
BGN Ancam Pecat Tak Hormat Kepala SPPG yang Lalai dalam Keamanan MBG
BGN Temukan Data Penerima MBG Ganda, Ada yang Tercatat tapi Belum Dilayani
Tiga Hari Dirawat, Siswa SD Korban Dugaan Keracunan MBG Trenggalek Pulang