Libur Sekolah Tiga Pekan, Dapur MBG di Trenggalek Berhenti Beroperasi Sementara
Program Makan Bergizi Gratis di Trenggalek menghentikan distribusi selama libur sekolah. Relawan sementara dirumahkan hingga pertengahan Juli 2026.
23 Jun 2026 • 18:00 WIB
MBG Trenggalek saat libur sekolah tutup. KBRT/Zamz
Ringkasan
- Distribusi Makan Bergizi Gratis di Trenggalek dihentikan sementara mulai 22 Juni hingga 13 Juli 2026.
- Relawan dapur MBG dirumahkan selama masa libur sekolah dan tidak menerima insentif.
- Biaya operasional dasar seperti listrik, air, internet, dan keamanan tetap dibayarkan selama dapur tidak beroperasi.
TRENGGALEK – Aktivitas dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Trenggalek untuk sementara berhenti selama masa libur sekolah. Selama hampir tiga pekan ke depan, ribuan penerima manfaat dari kalangan pelajar tidak akan menerima distribusi makanan dari program tersebut.
Kebijakan itu mengacu pada Surat Edaran Kepala Badan Gizi Nasional Nomor 12 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada periode hari libur.
Koordinator Wilayah (Korwil) SPPG Trenggalek, Neo Ordikla, mengatakan penghentian distribusi berlaku mulai 22 Juni hingga 13 Juli 2026.
Advertisement
"Untuk libur sekolah sesuai dengan Surat Edaran kemarin, dari SPPG tidak melaksanakan pendistribusian mulai tanggal 22 Juni 2026 sampai dengan 13 Juli 2026," ujar Neo.
Artinya, selama masa liburan sekolah, seluruh dapur MBG di Trenggalek tidak menjalankan aktivitas produksi maupun pendistribusian makanan kepada peserta didik.
Kondisi tersebut juga berdampak pada relawan yang selama ini terlibat dalam operasional dapur MBG.
"Sementara dirumahkan," kata Neo.
Meski aktivitas distribusi dihentikan, tidak seluruh kegiatan di dapur MBG berhenti total. Berdasarkan surat edaran tersebut, petugas keamanan tetap menjalankan tugas selama periode libur untuk menjaga fasilitas dapur tetap aman dan siap digunakan kembali saat program berjalan normal.
Selain itu, biaya operasional dasar seperti listrik, air, dan internet tetap dapat dibayarkan selama masa penghentian layanan. Namun insentif bagi relawan tidak termasuk dalam komponen yang dibayarkan selama periode tersebut.
"Untuk upah relawan sendiri dari SE itu yang bisa dibayarkan untuk pengawas SPPG yaitu satpam, biaya listrik, wifi, biaya air. Selebihnya tidak ada pembayaran termasuk insentif," jelas Neo.
Surat Edaran Badan Gizi Nasional yang diterbitkan pada 17 Juni 2026 itu mengatur bahwa selama periode hari libur tidak ada pelayanan MBG bagi peserta didik maupun kelompok penerima manfaat lainnya. Kebijakan tersebut diterapkan sebagai bagian dari penyesuaian operasional dan efisiensi anggaran program MBG.
Meski distribusi dihentikan sementara, sejumlah personel inti seperti Kepala SPPG, Pengawas Gizi, dan Pengawas Keuangan tetap bertugas untuk memastikan kondisi dapur tetap tertib, bersih, dan siap beroperasi kembali setelah masa libur berakhir.
Jika tidak ada perubahan kebijakan, layanan MBG di Trenggalek akan kembali berjalan setelah masa libur sekolah selesai pada pertengahan Juli mendatang.
Ikuti WhatsApp Channel
Dapatkan berita terbaru langsung di WhatsApp!
Advertisement
Artikel Terkait
Usai PMII Desak Evaluasi Total MBG, Korwil SPPG Trenggalek Janji Tindak Lanjuti Hasil Audiensi
Mitra MBG Trenggalek Geruduk DPRD, Minta Program Makan Bergizi Gratis Tetap Berlanjut
Ada Aturan Baru BGN, Program Makan Bergizi Gratis di Trenggalek Berhenti Saat Liburan
Pembangunan Sekolah Rakyat Trenggalek, Mampu Tampung Lebih Seribu Siswa
Program Makan Bergizi Gratis Mulai Dirombak, Ibu Hamil dan Balita Jadi Prioritas Baru