Kinerja Moncer, BPR Jwalita Trenggalek Sumbang PAD Terbanyak di Antara Seluruh BUMD
BPR Jwalita mencatat laba Rp 2,8 miliar dan menjadi penyumbang PAD terbesar di antara BUMD Trenggalek. Pemkab siapkan tambahan modal Rp 10 miliar.
17 Jun 2026 • 08:00 WIB
Asisteen daerah bidang perekonomian trenggalek. KBRT/Zamz
Ringkasan
- BPR Jwalita mencetak laba bersih sekitar Rp 2,8 miliar dan menyetor PAD Rp 1,48 miliar.
- Pemkab Trenggalek telah mengesahkan penyertaan modal Rp 10 miliar untuk tahun 2027-2028.
- Bank daerah tersebut diarahkan menjadi penggerak pembiayaan UMKM dan ekonomi lokal.
TRENGGALEK – Di tengah tantangan ekonomi yang masih dirasakan pelaku usaha kecil, PT Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Jwalita Trenggalek justru menunjukkan tren positif. Bank milik Pemerintah Kabupaten Trenggalek itu menjadi penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) terbesar di antara seluruh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang ada.
Berdasarkan laporan kinerja perusahaan, BPR Jwalita membukukan laba bersih sekitar Rp 2,8 miliar. Dari capaian tersebut, perusahaan menyetorkan dividen kepada pemerintah daerah sebesar Rp 1,48 miliar pada tahun 2025.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Trenggalek, Cusi Kurniawati, menyebut kontribusi tersebut menjadikan BPR Jwalita sebagai BUMD dengan performa paling menonjol saat ini.
Advertisement
"Untuk laba bersih Rp 2,8 miliar dan setoran ke PAD sebesar Rp 1,483 miliar. Jadi ini kinerja yang sangat bagus. Dari empat BUMD yang ada, kinerja PT BPR Jwalita ini yang terbaik," ujar Cusi.
Menurut Cusi, hingga saat ini nilai penyertaan modal atau saham yang dimiliki di BPR Jwalita mencapai Rp 20,837 miliar. Kepemilikan saham mayoritas masih berada di tangan Pemerintah Kabupaten Trenggalek.
"Modal atau saham yang dimiliki di BPR Jwalita sampai saat ini Rp 20.837.000.000. Ini terdiri dari mayoritas milik Pemda sebesar 98,7 persen dan sisanya 1,3 persen milik non-Pemda," katanya.
Tambahan Modal Disiapkan untuk Perbesar Kapasitas Bisnis
Melihat kinerja yang terus tumbuh, Pemerintah Kabupaten Trenggalek menyiapkan suntikan modal baru senilai Rp 10 miliar. Penyertaan modal tersebut telah mendapatkan payung hukum melalui peraturan daerah yang baru disahkan.
Dana itu tidak akan diberikan sekaligus, melainkan bertahap selama dua tahun. Masing-masing Rp 5 miliar pada tahun 2027 dan Rp 5 miliar pada tahun 2028.
"Perda penyertaan modal sudah disahkan. Nilainya Rp 10 miliar yang dibagi dalam dua tahun, yaitu 2027 dan 2028 masing-masing Rp 5 miliar agar tidak terlalu berat," jelas Cusi.
Jika seluruh penyertaan modal terealisasi, total nilai saham yang tertanam di BPR Jwalita diperkirakan meningkat menjadi sekitar Rp 30,8 miliar.
Pemerintah daerah berharap tambahan modal tersebut dapat memperbesar kapasitas usaha bank daerah sekaligus meningkatkan kontribusi terhadap pendapatan daerah pada tahun-tahun mendatang.
"Harapannya dengan bertambahnya jumlah saham atau modal, otomatis bisa meningkatkan kinerja perusahaan," imbuhnya.
Bidik UMKM Jadi Penggerak Ekonomi Daerah
Selain memperkuat permodalan, BPR Jwalita juga mendapat peluang baru setelah perubahan nomenklatur dari Bank Perkreditan Rakyat menjadi Bank Perekonomian Rakyat.
Perubahan itu dinilai membuka ruang bisnis yang lebih luas sehingga bank daerah dapat menjangkau lebih banyak sektor ekonomi produktif, terutama usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
"Secara nama sekarang menjadi Bank Perekonomian Rakyat. Ini akan memperluas ruang lingkup bisnisnya sehingga nanti bisa lebih membantu meningkatkan perekonomian di Trenggalek, terutama sektor UMKM," ujar Cusi.
BPR Jwalita juga mengandalkan layanan kredit yang diklaim lebih cepat dan fleksibel untuk mendukung kebutuhan modal usaha masyarakat.
"Kredit lebih mudah. Siap untuk pelayanan prima. Jika perlu diantar dan satu hari langsung cair," ujarnya.
Ikuti WhatsApp Channel
Dapatkan berita terbaru langsung di WhatsApp!
Advertisement
Artikel Terkait
Sekda Segera Pensiun, Pemkab Trenggalek Mulai Cari Pengganti Komisaris Bank Jwalita
Bank Trenggalek Dapat Suntikan Modal Rp 10 Miliar, DPRD Bidik Dua Target Sekaligus
BPR Jwalita Ganti Nama Jadi Bank Trenggalek, DPRD Setujui Suntikan Modal Rp 10 Miliar
Bank Jwalita Trenggalek Mau Ditambah Modal, DPRD Dorong Jadi Andalan UMKM Lokal
Hattrick BUMD Bintang 5, BPR Jwalita Trenggalek Borong Penghargaan di Ajang Nasional