Institut Teknologi Bisnis dan Kesehatan Hadir di Tulungagung, Siap Jawab Angka Partisipasi Pendidikan Rendah
Kabar Trenggalek - Pendidikan di era perkembangan digitalisasi menjadi perhatian khusus, dengan harapan Sumber Daya Manusia (SDM) mampu berjalan dengan seiring revolusi industri 4.0. Menghadapi demikian, Institut Teknologi Bisnis dan Kesehatan (ITB Kesehatan) Muhammadiyah hadir di Kabupaten Tulungagung Provinsi Jawa Timur. Tak hanya bergandeng dengan perkembangan digitalisasi namun juga berd...
B
Bayu Setiawan
04 Mar 2022 • 06:53 WIB
Kabar Trenggalek - Pendidikan di era perkembangan digitalisasi menjadi perhatian khusus, dengan harapan Sumber Daya Manusia (SDM) mampu berjalan dengan seiring revolusi industri 4.0.
Menghadapi demikian, Institut Teknologi Bisnis dan Kesehatan (ITB Kesehatan) Muhammadiyah hadir di Kabupaten Tulungagung Provinsi Jawa Timur.
Tak hanya bergandeng dengan perkembangan digitalisasi namun juga berdasarkan angka partisipasi pendidikan di wilayah karesidenan Kediri yang masih rendah, hal ini menjadi salah satu latar belakang berdirinya ITB Kesehatan Muhammadiyah tersebut.
Dr. Soeripto, Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam Muhammadiyah (STAIM) Tulungagung, dan salah satu pendiri ITB Kesehatan Muhammadiyah Tulungagung, mengatakan bahwa pendirian kampus ini sebagai wujud perhatian dan pengabdian terhadap masyarakat yang memiliki latar belakang pendidikan minim untuk melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi.
ITB Kesehatan Tulungagung didirikan untuk berkontribusi dalam meningkatkan angka partisipasi pendidikan tinggi di Kabupaten Trenggalek, Tulungagung, Blitar, dan Kediri.
Berdasarkan data jumlah peserta ujian nasional tahun 2020 sebanyak 35.944 siswa di empat Kabupaten Tersebut, hanya 30 % atau 10.783 yang studi lanjut ke perguruan tinggi.
Artinya masih terdapat 70% atau 25.161 siswa yang belum dapat kesempatan melanjutkan studi ke perguruan tinggi. Sehingga angka partisipasinya dalam pendidikan tinggi relatif sangat rendah.
ITB Kesehatan Tulungagung hadir untuk memberikan kesempatan bagi alumni SMK, SMA, dan MA studi lanjut melalui prodi-prodi yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan dunia kerja
"Merujuk dari minimnya angka kasar partisipasi pendidikan yang rendah, maka kami menjawab dengan menghadirkan ITB Kesehatan Muhammadiyah Tulungagung kepada masyarakat se-karesidenan Kediri," kata Soeripto, Jumat (04/02/2022).
Hadirnya ITB Kesehatan Muhammadiyah Tulungagung menghadirkan 5 Prodi, adalah sebagai berikut:
- Bisnis Digital
- Bio Teknologi
- Kewirausahaan
- Gizi
- Adminsitrasi Kesehatan
Ikuti WhatsApp Channel
Dapatkan berita terbaru langsung di WhatsApp!
TAGS
Artikel Terkait
Pendidikan
05 Jan 2024
Lirik Potensi Wisata, SMK Muhammadiyah Watulimo Trenggalek Ciptakan Mobil Listrik Tenaga Surya
Politik
10 Sep 2021
Mobilitas Masyarakat Tinggi, 16 Juli 2021 Jalur Arah Pusat Kota Trenggalek Disekat!
Gaya Hidup
05 Jan 2024