Kabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari iniKabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari ini

Press ESC / Click X icon to close

Kabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari iniKabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari ini
LoginKirim Artikel

Upaya Jalan Mulus, Trenggalek Targetkan Kemantapan Jalan 70 Persen di 2026

Trenggalek menargetkan kemantapan jalan naik menjadi 70 persen pada 2026, di tengah kerusakan hampir 300 kilometer.

Poin Penting

  • Kondisi jalan mantap di Trenggalek baru mencapai 66,89 persen.
  • PUPR menargetkan peningkatan kemantapan menjadi 70 persen pada 2026.
  • Kerusakan mencapai hampir 300 km dengan kebutuhan anggaran besar.

KBRT – Pemerintah Kabupaten Trenggalek menargetkan kemantapan jalan meningkat menjadi 70 persen pada 2026, dari kondisi saat ini yang tercatat 66,89 persen. Target tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Trenggalek, Anjang Purwoko.

ADVERTISEMENT

Anjang menjelaskan bahwa target itu disusun berdasarkan kondisi kerusakan jalan yang mendekati 300 kilometer dan kemampuan pemeliharaan yang terbatas.

“Ke depan, kalau terealisasi mungkin di angka 70 persen. Target bisa naik sekitar di angka maksimal 70% karena dengan kondisi kami mungkin di angka itu,” ujarnya.

Ia merinci bahwa dari total panjang jalan kabupaten sekitar 850 kilometer, sebanyak 318,43 kilometer tercatat dalam kondisi baik atau mantap.

Sementara itu, 256,79 kilometer dalam kondisi sedang, dan sisanya masuk kategori rusak, yaitu 120,05 kilometer rusak ringan serta 164,69 kilometer rusak berat.

Menurut Anjang, fokus perbaikan diarahkan pada ruas jalan yang berstatus rusak berat dan memiliki arus lalu lintas padat.

ADVERTISEMENT

“Artinya dari penanganan memang yang perlu diperhatikan adalah yang rusak berat dan rusak ringan. Rusak ringan yang berlubang kecil-kecil itu sudah mengganggu pengguna jalan,” lanjutnya.

Ia menyebutkan bahwa estimasi biaya untuk pemeliharaan kerusakan ringan, seperti lubang-lubang kecil, dapat mencapai sekitar Rp30 miliar atau setengah dari pagu pemeliharaan yang ada.

Anjang menegaskan bahwa pemeliharaan idealnya dilakukan setiap tahun, terutama untuk jalan yang sudah sering ditambal, karena tambalan mudah kembali rusak ketika musim hujan.

“Untuk menuju 100% mantap, harus ada anggaran sekitar 1,2 triliun. Sedangkan saat ini anggaran di Dinas PUPR hanya sekitar 60 miliaran,” kata dia.

Meski anggaran terbatas, Anjang memastikan pihaknya tetap berupaya meningkatkan kondisi jalan melalui dukungan pembiayaan dari provinsi maupun pusat serta opsi pinjaman daerah.

Ia mencontohkan dukungan melalui program Inpres Jalan Daerah (IJD) untuk ruas Ngetal–Munjungan yang mengakomodasi anggaran sekitar Rp25 miliar, serta Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah pusat sekitar Rp19 miliar.

ADVERTISEMENT
Kawan Pembaca, Terimakasih telah membaca berita kami. Dukung Kabar Trenggalek agar tetap independen.
Dukung Kami

Kabar Trenggalek - Peristiwa

Editor: Zamz