Trenggalek Kejar Target 345 Ribu Peserta Cek Kesehatan Gratis, Ratusan Santri Ikut Skrining

Program Cek Kesehatan Gratis di Trenggalek terus dikebut. Hingga Mei 2026, sebanyak 147 ribu warga telah mengikuti pemeriksaan kesehatan.

Trenggalek Kejar Target 345 Ribu Peserta Cek Kesehatan Gratis, Ratusan Santri Ikut Skrining

Cek kesehatan gratis trenggalek sasar santri. KBRT/Zamz

Ringkasan

  • Sekitar 700 santri Pondok Pesantren Ar-Ridwan mengikuti Cek Kesehatan Gratis.
  • Capaian program CKG Trenggalek telah mencapai 147.075 warga hingga Mei 2026.
  • Pemeriksaan meliputi skrining PTM, status gizi, kesehatan indera, dan TBC.

TRENGGALEK - Upaya mendeteksi masalah kesehatan sejak dini terus digencarkan di Kabupaten Trenggalek. Salah satunya melalui Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang kini menyasar berbagai kelompok masyarakat, termasuk para santri di pondok pesantren.

Sebanyak sekitar 700 santri di Pondok Pesantren Ar-Ridwan, Kelurahan Kelutan, Kabupaten Trenggalek, mengikuti pemeriksaan kesehatan dalam kegiatan yang digelar hasil kolaborasi antara Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Trenggalek, serta pihak pondok pesantren.

Pelaksana Tugas Kepala Dinkes PPKB Trenggalek, drg. Andiek Muarifin, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari percepatan target CKG yang tahun ini menargetkan menjangkau 345 ribu warga atau sekitar 46 persen penduduk Trenggalek.

Advertisement

"Sampai bulan Mei ini capaian kita sudah mencapai 147.075 orang atau 19,45 persen," kata Andiek.

Menurut Andiek, program tersebut tidak hanya menyasar kelompok tertentu. Pemeriksaan kesehatan dilakukan untuk seluruh rentang usia, mulai ibu hamil, balita, remaja, dewasa hingga lanjut usia.

"Jadi CKG ini sasarannya semua siklus hidup. Mulai ibu hamil, anak balita, usia remaja, dewasa sampai lansia semuanya dilakukan pemeriksaan," jelasnya.

Dalam pemeriksaan di lingkungan pesantren, para santri menjalani sejumlah skrining kesehatan. Mulai dari pemeriksaan penyakit tidak menular (PTM), pemantauan status gizi dan tumbuh kembang, pemeriksaan kesehatan mata dan telinga, hingga skrining tuberkulosis (TBC).

"Kegiatan CKG ini meliputi pemeriksaan penyakit tidak menular, status gizi, kesehatan mata dan telinga, serta skrining TBC. Harapannya jika ditemukan masalah kesehatan bisa segera ditindaklanjuti sejak dini agar tidak semakin parah," ujarnya.

Untuk mempercepat pelayanan kepada ratusan peserta, Dinkes PPKB Trenggalek mengerahkan 10 tim kesehatan yang berasal dari 10 puskesmas berbeda.

"Hari ini karena sasarannya sekitar 700 santri, kami mengerahkan 10 tim dari 10 puskesmas," ungkap Andiek.

Ia menambahkan, proses pemeriksaan masih berlangsung sehingga hasil keseluruhan belum dapat direkap. Data yang terkumpul nantinya akan dipetakan sebagai dasar tindak lanjut apabila ditemukan santri yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.

"Kalau hasilnya masih berjalan, jadi belum ada rekapitulasi. Nanti setelah selesai akan kita petakan dan jika ada yang memerlukan tindak lanjut akan dilakukan bersama puskesmas setempat," ujarnya. 

Ikuti WhatsApp Channel

Dapatkan berita terbaru langsung di WhatsApp!

Join Channel

Advertisement

Artikel Terkait