KBRT - Polres Trenggalek mengerahkan 316 personel dalam Operasi Ketupat Semeru 2025 untuk memastikan kelancaran arus mudik Lebaran.
Operasi ini melibatkan 160 personel kepolisian dan 156 personel dari berbagai instansi terkait. Selain itu, disediakan satu pos pelayanan (posyan) dan dua pos pengamanan (pospam) di titik-titik strategis.
Kapolres Trenggalek AKBP Indra Ranu Dikarta mengatakan bahwa selain pengamanan arus mudik, pihaknya juga menyediakan layanan tambahan berupa patroli bensin dan tambal ban keliling bagi pemudik yang mengalami kendala di perjalanan.
“Jika pemudik kehabisan bensin atau mengalami pecah ban, terutama di jalur lintas selatan (JLS), kami telah menyiapkan layanan tambal ban dan bensin keliling agar perjalanan mereka tetap aman dan nyaman,” katanya.
Selain membantu kelancaran arus mudik, Polres Trenggalek juga menyediakan layanan penitipan kendaraan bagi warga yang meninggalkan rumah untuk mudik.
Layanan ini tersedia untuk kendaraan roda dua maupun roda empat dengan persyaratan administrasi yang lengkap.
“Masyarakat yang ingin mudik dan khawatir dengan keamanan kendaraan mereka bisa menitipkannya di Polres. Yang penting, kelengkapan administrasi kendaraan harus dipenuhi,” jelasnya.
Peningkatan jumlah wisatawan selama libur Lebaran juga menjadi perhatian Polres Trenggalek. Menurut Indra, pihaknya telah berkoordinasi dengan pengelola wisata untuk mengantisipasi kepadatan, terutama akibat sistem tiket digital yang dapat menyebabkan antrean kendaraan.
“Kami telah berkoordinasi agar ketika terjadi penumpukan kendaraan akibat sistem digital, pembayaran tiket dapat dilakukan secara manual. Selain itu, kami juga menempatkan personel di titik-titik rawan kemacetan, khususnya di jalur JLS di Watulimo,” tutupnya.
Kabar Trenggalek - Peristiwa
Editor:Lek Zur