Satu-satunya dari Jatim, 11 Atlet Judo Trenggalek Tantang Lawan Internasional di Jakarta
Sebanyak 11 atlet judo binaan PJB Polres Trenggalek akan berlaga dalam J.A.D Tiang Bendera International Judo Championship 2026 di Jakarta.
11 Jun 2026 • 14:00 WIB
Atlet Judo Trenggalek berangkay ke Jakarta. KBRT/Polres Trenggalek
Ringkasan
- Trenggalek menjadi satu-satunya klub judo dari Jawa Timur yang mengikuti kejuaraan tersebut.
- Sebanyak 11 atlet akan bertanding di kategori Youth, Cadet, dan Junior.
- Atlet menjalani training center selama dua bulan sebagai persiapan menghadapi lawan dari dalam dan luar negeri.
TRENGGALEK — Di tengah keterbatasan fasilitas latihan, para atlet judo muda asal Trenggalek justru bersiap menghadapi salah satu kejuaraan paling bergengsi yang diikuti peserta dari berbagai negara. Sebanyak 11 judoka binaan Persatuan Judo Bhayangkara (PJB) Polres Trenggalek akan bertarung dalam JAD Tiang Bendera International Judo Championship 2026 di Jakarta.
Kejuaraan yang berlangsung pada 12 hingga 14 Juni 2026 itu menjadi momen istimewa bagi dunia olahraga Trenggalek. Pasalnya, PJB Polres Trenggalek melalui Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Kabupaten Trenggalek tercatat sebagai satu-satunya klub judo asal Jawa Timur yang mengirimkan atlet dalam ajang tersebut.
Sebelas atlet yang diberangkatkan berasal dari berbagai kelompok usia. Untuk kategori Remaja usia 11 hingga 13 tahun, Trenggalek diwakili Ararya Fayyadh Pranadya.
Advertisement
Sementara pada kategori Kadet usia 14 hingga 16 tahun terdapat nama Galuh Prawiro, Adli Favian Pratama, dan Farhan Satria Yudha Sanjaya.
Jumlah terbanyak berasal dari kategori Junior usia 17 hingga 19 tahun, yakni Denisafaros Nur Jabbar, Julian Zidan Saputra, Alfath Fadillah Pranadya, Alifa Al Laudza'ia, Willy Rizqika Pasha, Marsya Naviza Dinira Putri, serta Ardhana Pandya Ardiona.
Kapolres Trenggalek, AKBP Ridwan Maliki, yang juga menjadi pembina PJB Polres Trenggalek mengaku bangga dengan keberanian para atlet muda tersebut untuk bersaing di level yang lebih tinggi.
“Dari sekian banyak klub Judo di Jawa Timur, ternyata kita punya atlet yang berani tampil dan bersaing di salah satu kejuaraan bergengsi di tanah air. Pesertanya tidak hanya dari Indonesia bahkan dari luar negeri. Tentu sangat bangga bagi kita semua,” ujarnya.
Menurut Ridwan, pengalaman berkompetisi di berbagai kompetisi nasional menjadi modal penting bagi atlet Trenggalek untuk menghadapi lawan-lawan yang lebih beragam di tingkat internasional.
Ia optimistis para atlet mampu menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus membawa pulang prestasi ke daerah.
“Tentunya dengan dukungan dan doa dari kita semua. Berangkat dengan kebanggaan, pulang dengan kemenangan,” imbuhnya.
Di balik keberangkatan tersebut, para atlet telah menjalani persiapan yang tidak singkat. Pelatih PJB Polres Trenggalek sekaligus Ketua PJSI Kabupaten Trenggalek, AKP Suyono, mengatakan program latihan intensif telah dilakukan jauh hari sebelum kejuaraan berlangsung.
"Seperti biasa kita adakan TC (Training Center), yang biasanya satu bulan khusus kejuaraan ini kita tambah menjadi dua bulan. Kita persiapkan betul, karena yang menghadap bukan kaleng-kaleng. Atlet dari seluruh Indonesia bahkan luar negeri," jelasnya.
Suyono mengakui fasilitas latihan yang dimiliki belum sepenuhnya ideal. Namun dukungan dari berbagai pihak, termasuk Pemerintah Kabupaten Trenggalek dan KONI Trenggalek, menjadi suntikan semangat bagi para atlet untuk terus berkembang.
Menurutnya, kejuaraan internasional ini bukan hanya soal mengejar medali, tetapi juga kesempatan berharga untuk mengukur kemampuan sekaligus menambah pengalaman bertanding di level yang lebih tinggi.
“Menambah pengalaman, meningkatkan keterampilan dan teknik. Mohon doa restu dan dukungannya. Semoga kita bisa meraih prestasi. Bukan saja untuk para atlet, tetapi juga masyarakat Kabupaten Trenggalek,” katanya.
Keikutsertaan 11 judoka muda ini menjadi bukti bahwa atlet daerah memiliki kesempatan yang sama untuk bersaing di panggung internasional. Dari dojo sederhana di Trenggalek, mereka kini bersiap menguji kemampuan melawan atlet-atlet terbaik dari berbagai daerah bahkan negara lain.
Ikuti WhatsApp Channel
Dapatkan berita terbaru langsung di WhatsApp!
Advertisement
Artikel Terkait
Tak Cuma Cetak Atlet, Dispora Trenggalek Mulai Tancap Gas Dongkrak PAD dari Aset Olahraga
Demam Piala Dunia 2026 Mulai Terasa, Kapolres Trenggalek Jagokan Les Bleus Angkat Trofi
Tak Ingin Ada Gesekan, Polisi Matangkan Strategi Pengamanan Bulan Suro di Trenggalek
Pejabat Polres Trenggalek Mutasi, Ini Daftarnya yang Pindah Tugas
Bus Viral Ugal-ugalan Jadi Sorotan, Polisi Perketat Pengawasan di Terminal Trenggalek