Pengrajin Bonsai Aquatiq Asal Trenggalek Raup Untung Rp. 5 Juta Per Bulan
Kabar Trenggalek - Pengrajin Bonsai Aquatiq asal Trenggalek raup untung Rp. 5 juta per bulan. Pria berumur 44 tahun tersebut merintis usaha sejak tahun 2016 di Kabupaten Trenggalek. Dengan berbekal akun sosial media, pangsa pasar diraih dengan maksimal, bahkan menurut pengakuannya wilayah nusantara sudah pernah dikirimi bonsai aquatiq karya miliknya, Jumat, (28/05/2021). Berbekal motivasi,...
M
Muh. Zamzuri
05 Jan 2024 • 05:37 WIB
Kabar Trenggalek - Pengrajin Bonsai Aquatiq asal Trenggalek raup untung Rp. 5 juta per bulan. Pria berumur 44 tahun tersebut merintis usaha sejak tahun 2016 di Kabupaten Trenggalek. Dengan berbekal akun sosial media, pangsa pasar diraih dengan maksimal, bahkan menurut pengakuannya wilayah nusantara sudah pernah dikirimi bonsai aquatiq karya miliknya, Jumat, (28/05/2021).
Berbekal motivasi, Nanang Subandi mampu membuat bahan dasar aquatiq dari pohon senggani menjadi pundi-pundi uang, mematok harga yang ramah di kocek dari kisaran 150 ribu, sampai dengan 1 juta, bahan mentah yang diambil dari petani lokal pria yang memiliki tempat tinggal di pegunungan ini mampu membuktikan akar senggani yang awal mula tanaman hama bisa diperjual belikan.
"Awal mula saya itu komunikasi dengan saudara saya di luar kota, namun setelah menggali bahan bakunya, eh ternyata di Trenggalek kok banyak, jadilah belajar otodidak sampai sekarang ini," jelasnya.
Nanang subandi juga mengakui bahwasanya di tengah pandemi covid-19 yang hampir menembus dua tahun ini, usaha miliknya tak berdampak sama sekali, karena ekspedisi pengirimannya masih berjalan dengan lancar.
"kalau urusan pandemi tidak terdampak sama sekali, malah-malah pesanan lebih banyak mungkin ini efek Work Form Home, masyarakat jadi ingin lebih terhibur saat di tengah pekerjaannya dengan aquascabenya," tandasnya.
Bapak 3 anak tersebut juga pernah belajar di Jakarta untuk mengasah ketrampilan selama 2 bulan, "Ya saya pernah belajar di jakarta, itupun belajar karena juga ikut kerja ada pesanan impor ke luar Negri," ungkap pengrajin aquatiq.
Subandi juga sering menemukan kendala saat ada pesanan pengiriman keluar Negri karena ekspedisi di Kabupaten Trenggalek belum tersedia, sejauh pengalaman menjadi pengrajin aquatiq dari 2016 kendalanya cuman itu saja.
"Sebenarnya banyak, pesanan yang masuk dari luar negri namun ya di Trenggalek sendiri belum tahu ekspedisinya apa, kalau hal kesulitan itu saja sih," pungkasnya.
Ikuti WhatsApp Channel
Dapatkan berita terbaru langsung di WhatsApp!
Advertisement
Artikel Terkait
Ekonomi
05 Jan 2024
Bantuan UMKM Trenggalek Belum Berdampak Signifikan terhadap Turunnya Pendapatan Pedagang
Politik
05 Jan 2024
Pulihkan Ekonomi di Tengah Pandemi, Pemkab Trenggalek Revisi Raperda RTRW untuk Permudah Investasi Masuk
News
06 Nov 2023
Kunjungi Kerajinan Kulit di Magetan, Ini Kata Ketua Dekranasda Trenggalek
Ekonomi
04 Oct 2023
Kemarau Panjang, Pendapatan Pedagang Es Degan Trenggalek Naik
Ekonomi
25 Sep 2023
Investasi di Trenggalek Gendut, Capai 426 Miliar: Sektor Perdagangan Meroket
Ekonomi
15 Feb 2023