Peledakan Tebing di Bendungan Bagong Trenggalek Akibatkan Rumah Warga Rusak
KABARTRENGGALEK.com - Proses pembangunan Bendungan Bagong di Desa Sumurup dan Sengon mengakibatkan kerugian bagi masyarakat sekitar. Pasalnya, proses pembangunan di tahap peledakan tebing dengan metode blasting itu mengakibatkan pecahan batunya mengenai dan merusak perumahan warga (08/08). Bendungan Bagong yang berada di Desa Sumurup dan Sengon ini didesain dengan tinggi puncak 82 meter, panj...
05 Jan 2024 • 07:30 WIB
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Bendungan Bagong Trenggalek, Budiono menjelaskan, bahwasanya pada hari Sabtu, (07/08/2021) melaksanakan peledakan material dengan metode blasting. Akibatnya, kurang lebih 8 rumah terkena hantaman material ledakan blasting tersebut.
"Sebebarnya volume jumlah blasting kami kurangi, sebelumnya 10 lubang dan kemarin itu hanya 6 lubang tapi yang 6 lubang tersebut malah mengenai permukiman warga sehingga atap rumah pecah," jelas Budiono saat dikonfirmasi.
Sekedar diketahui, Insiden ini pertama kali diunggah pada akun facebook milik Mas Han, isinya menjelaskan ledakan tebing itu membuat bebatuan berhamburan ke rumah warga. Ia juga menyertakan gambar atap rumah berbahan asbes yang berlubang akibat material batu. Ada juga gambar kaca bagian depan rumah yang pecah akibat material yang sama.
Advertisement
“Batu-batu berhamburan ke rumah warga Kami mohon solusi terbaik sebelum warga putus asa,” tulis seorang warganet di grup Facebook Info Seputar Trenggalek (IST).
Menurut Budiono, lontaran batu sejauh ratusan meter tidak hanya dipengaruhi daya ledak. Namun struktur batuan dan kondisi ketinggian tebing juga sangat berpengaruh, sehingga terpental mengenai rumah warga.
"Kebetulan di sana itu batunya jenis breksi, sehingga lemparan jauh. Kemudian posisi tebing itu menghadap ke arah Desa Sumurup. Kalau dari jarak sebetulnya rumah warga Sengon lebih dekat, hanya di atasnya lokasi ledakan, tapi justru tidak kena," jelas Budiono.
Menanggapi hal tersebut, Budiono tak tinggal diam. Pukul sembilan pagi (08/08) langsung bergegas mediasi bersama pihak terkait untuk menjadikan polemik ini tidak liar terjadi di masyarakat.
"Tadi sudah ada mediasi, dan kami bersepakat untuk melakukan ganti rugi kepada masyarakat yang terkena dampak ledakan blasting tersebut,".ujar Budiono. (kbrt)
Ikuti WhatsApp Channel
Dapatkan berita terbaru langsung di WhatsApp!
Advertisement
Artikel Terkait
Pembebasan Lahan Bendungan Bagong Trenggalek Tinggal 49 Bidang, Kejar Tuntas Juni 2026
Bakal Jadi Material Bendungan Bagong Trenggalek, 435 Makam Dibongkar
Pengadaan Lahan PSN Bendungan Bagong Lambat, Belum Capai 50 Persen
Pjs Bupati Trenggalek Serahkan Ganti Rugi ke 39 Warga Terdampak Pembangunan Bendungan Bagong
Pembangunan Bendungan Bagong Dukung Ketahanan Pangan dan Air