Logo Hari Jadi Trenggalek Dicari, Pemkab Ingin Karya Murni Buatan Warga

Pemkab Trenggalek masih membuka sayembara logo Hari Jadi ke-832. Hingga sehari sebelum penutupan, peserta baru sekitar 15 orang dan karya AI tidak diperbolehkan.

Logo Hari Jadi Trenggalek Dicari, Pemkab Ingin Karya Murni Buatan Warga

Pemkab Trenggalek bikin sayembara logo hari jadi. KBRT/Zamz

Ringkasan

  • Hingga sehari sebelum penutupan, sayembara logo Hari Jadi ke-832 Trenggalek baru diikuti sekitar 15 peserta.
  • Logo pemenang akan menjadi identitas resmi rangkaian Hari Jadi ke-832 Kabupaten Trenggalek bertema Hambeging Bumi.
  • Panitia melarang penggunaan AI dan hanya menerima karya yang benar-benar orisinal.

TRENGGALEK - Pemkab Trenggalek masih membuka peluang bagi warga yang ingin mengabadikan idenya dalam identitas resmi Hari Jadi ke-832 Kabupaten Trenggalek. Meski waktu pendaftaran tinggal menghitung hari, jumlah peserta yang mendaftar masih sekitar 15 orang.

Panitia pun optimistis jumlah karya akan bertambah menjelang batas akhir pengiriman, sebagaimana yang kerap terjadi pada penyelenggaraan kompetisi serupa.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Trenggalek, Yusuf Widharto, mengatakan hingga Rabu (22/7/2026), peserta yang tercatat mengikuti sayembara masih sekitar 15 orang.

Advertisement

"Sampai saat ini terkait sayembara logo Hari Jadi ke-832 Kabupaten Trenggalek, pantauan kami masih sekitar 15 orang peserta. Namun, tidak menutup kemungkinan biasanya akan membludak di tenggat waktu deadline terakhir, yaitu Kamis (23/7/2026) pukul 00.00 WIB," ujarnya.

Menurut Yusuf, sayembara ini digelar untuk memberi ruang kepada masyarakat, terutama generasi muda, agar ikut terlibat dalam peringatan Hari Jadi Trenggalek melalui karya desain.

"Harapan kami dengan adanya sayembara logo ini, kita memberikan ruang kepada masyarakat Kabupaten Trenggalek, khususnya para pemuda," katanya.

Logo terbaik nantinya akan menjadi identitas resmi seluruh rangkaian Hari Jadi ke-832 Kabupaten Trenggalek yang mengusung tema Hambeging Bumi.

Yusuf menjelaskan tema tersebut mengajak masyarakat untuk tetap menjaga jati diri Trenggalek sekaligus merawat lingkungan sebagai bagian dari kehidupan masyarakat.

"Tema tahun ini adalah Hambeging Bumi. Dalam artian, Bapak Bupati mengajak kita untuk tidak melupakan jati diri Trenggalek. Kita dibesarkan oleh bumi, sehingga kita harus tetap mencintai lingkungan dan menjaga situasi yang tetap guyub rukun bagi seluruh masyarakat," jelasnya.

Berbeda dari banyak kompetisi desain lain, panitia menetapkan satu syarat yang tidak bisa ditawar. Seluruh karya harus benar-benar dibuat oleh peserta tanpa bantuan teknologi Artificial Intelligence (AI).

"Penggunaan AI dilarang karena ini adalah bentuk kreativitas murni. Karya harus benar-benar orisinal dan tidak ada unsur AI. Itu menjadi prasyarat utamanya," tegas Yusuf.

Seleksi akan dilakukan oleh tiga dewan juri untuk memilih 10 karya terbaik. Setelah itu, tiga finalis akan dipresentasikan kepada Bupati Trenggalek sebelum ditetapkan sebagai pemenang.

"Kami menyeleksi melalui tiga orang tim juri menentukan 10 besar. Lalu tiga besar akan ditinjau langsung oleh Pak Bupati, guna memastikannya sesuai dengan konsep tema Hambeging Bumi yang beliau tetapkan," katanya.

Pemkab Trenggalek menyiapkan hadiah pembinaan sebesar Rp6 juta, terdiri atas Rp3 juta untuk juara pertama, Rp2 juta bagi juara kedua, dan Rp1 juta untuk juara ketiga.

Logo terpilih ditargetkan diumumkan sebelum Agustus 2026 agar dapat digunakan dalam seluruh rangkaian peringatan Hari Jadi ke-832 Kabupaten Trenggalek.

Peserta wajib merupakan warga Kabupaten Trenggalek yang dibuktikan dengan identitas diri. Setiap peserta hanya diperbolehkan mengirim satu karya asli beserta filosofi desain, file master, surat pernyataan orisinalitas bermeterai, dan dokumen pendukung lainnya.

Panitia menjadwalkan pengiriman karya ditutup pada 23 Juli 2026 pukul 23.59 WIB melalui surat elektronik yang telah ditentukan. Keputusan dewan juri bersifat final.

Ikuti WhatsApp Channel

Dapatkan berita terbaru langsung di WhatsApp!

Join Channel

Advertisement

Artikel Terkait