Pinjaman Daerah Trenggalek Turun Jadi Rp64,5 Miliar, Rp41 Miliar untuk Jalan

Pinjaman daerah Trenggalek dari PT SMI disesuaikan menjadi Rp64,5 miliar. Rp41 miliar digunakan untuk jalan pada 2026 dan Rp23,5 miliar untuk pariwisata pada 2027.

Pinjaman Daerah Trenggalek Turun Jadi Rp64,5 Miliar, Rp41 Miliar untuk Jalan

Jalan di Trenggalek bakal diperbaiki dengan duit hutang. KBRT/Zamz

Ringkasan

  • Pinjaman daerah turun dari Rp70 miliar menjadi Rp64,5 miliar.
  • Rp41 miliar digunakan untuk pembangunan jalan pada 2026.
  • Rp23,5 miliar dialokasikan untuk pariwisata dan kota atraktif pada 2027.

TRENGGALEK - Rencana pinjaman daerah Kabupaten Trenggalek dari PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) mengalami penyesuaian. Nilainya yang semula direncanakan Rp70 miliar kini menjadi Rp64,5 miliar.

Dari jumlah tersebut, Rp41 miliar akan digunakan untuk pembangunan infrastruktur jalan pada 2026. Sementara sekitar Rp23,5 miliar lainnya dialokasikan untuk sektor pariwisata dan kota atraktif pada 2027.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Trenggalek, Edi Santoso, mengatakan penyesuaian tersebut dilakukan karena adanya dinamika dalam proses pinjaman daerah.

Advertisement

“Iya, untuk pinjaman daerah yang sebesar 70 M itu memang ada dinamika dan penyesuaian,” kata Edi, Kamis (13/8/2026).

Menurut Edi, rencana awal pinjaman sebesar Rp70 miliar akan dieksekusi seluruhnya pada 2026. Namun, setelah dilakukan penyesuaian, penggunaan pinjaman tahun ini difokuskan untuk pembangunan infrastruktur, terutama jalan.

“Yang semula mau dilaksanakan atau dieksekusi seluruhnya di tahun 2026, penyesuaiannya untuk 2026 ini hanya fokus di pinjaman yang berbasis infrastruktur, terutama infrastruktur jalan,” ujarnya.

Edi menjelaskan, dari total pinjaman yang telah disesuaikan menjadi Rp64,5 miliar, sebesar Rp41 miliar dialokasikan pada 2026 untuk infrastruktur jalan.

Sedangkan sekitar Rp23,5 miliar akan digunakan pada 2027 untuk sektor pariwisata dan kota atraktif.

“Ya, nominalnya dari semula 70 mili itu menjadi 64,5 miliar. Rinciannya untuk 41 miliar itu ada di tahun 2026 untuk infrastruktur jalan tadi. Sedangkan sisanya sekitar 23,5 miliar itu di 2027 untuk sektor pariwisata dan kota atraktif,” jelasnya.

Menurut Edi, penyesuaian waktu untuk sektor pariwisata dan kota atraktif salah satunya disebabkan pembangunan bangunan yang membutuhkan tahapan lebih kompleks dan waktu lebih panjang.

“Salah satu pertimbangannya adalah karena untuk bangunan itu lebih kompleks, butuh tahapan waktu yang lebih panjang,” kata Edi.

Ia mencontohkan rencana pembangunan Hotel Prigi yang masih membutuhkan penyesuaian terkait status lahan dan perencanaan.

“Ini Hotel Prigi, ini apa status lahan, kemudian apa perencanaan dan sebagainya memang butuh penyesuaian,” ujarnya.

Sementara itu, perencanaan pembangunan jalan dinilai lebih siap karena Dinas PUPR Trenggalek telah memiliki sejumlah perencanaan yang disiapkan sejak tahun sebelumnya.

“Sedangkan untuk yang infrastruktur jalan kebetulan teman-teman PU itu untuk perencanaan-perencanaan jalan kan sudah punya stok banyak ya dan perencanaannya itu di tahun sebelumnya juga sudah disiapkan,” jelasnya.

Untuk pelaksanaan pembangunan jalan, Edi menyebut anggaran Rp41 miliar tersebut direncanakan digunakan untuk 12 titik ruas jalan yang tersebar di sejumlah kecamatan.

“Dari 41 itu dipergunakan berapa titik tempat, iya, untuk jalan rencana ada di 12 titik tersebar ya, tersebar di beberapa kecamatan,” katanya.

Edi mengatakan, alokasi anggaran untuk infrastruktur jalan tersebut sebenarnya telah masuk dalam anggaran induk 2026.

“Untuk infrastruktur jalan tahun ini dari rencana pinjaman itu di kajian selesai. Dimasukkan dalam induk atau perubahan? Itu ada di induk. Sejak induk sudah ada,” ujarnya.

Namun, pelaksanaan pembangunan mengalami sedikit kemunduran karena terdapat sejumlah perjanjian yang perlu dilakukan adendum.

“Cuma pelaksanaannya memang agak mundur karena ada beberapa perjanjian yang harus dilakukan adendum,” kata Edi.

Untuk rincian 12 titik pembangunan jalan tersebut, Edi menyebut informasi lebih detail dapat dikonfirmasi kepada Dinas PUPR Trenggalek.

“Ini nanti titiknya di mana saja detailnya bisa kami berikan atau bisa konfirmasi PUPR yang lebih rinci,” kata dia.

Ikuti WhatsApp Channel

Dapatkan berita terbaru langsung di WhatsApp!

Join Channel

Advertisement

Artikel Terkait