Kabar TrenggalekKabar Trenggalek
Kabar TrenggalekKabar Trenggalek

Press ESC / Click X icon to close

My Account

Keutamaan Dzikir, Datangkan Pahala dan Kesembuhan

  • 20 Mar 2025 17:00 WIB
  • Google News

    KBRT - Dzikir secara bahasa adalah mengingat atau menyebutkan. Namun dalam pengertian syariah, dzikir adalah ibadah yang dilakukan oleh hati dan diucapkan dengan lidah.  

    Keterkaitan antara hati dan diucapkan dengan lidah. Setidaknya orang yang berdzikir itu hendaknya paham dan meresapi apa yang sedang dibacanya.  

    Maka jadilah dzikir itu sebagai ibadah yang mendatangkan pahala. Dzikir tidak hanya berpengaruh pada rohani saja tetapi juga berpengaruh terhadap fisik karena mampu menghilangkan kondisi psikopatologi seperti stress, kecemasan dan depresi.  

    Dzikir mengandung unsur spiritual kerohanian atau keagamaan dan ke-Tuhanan yang dapat membangkitkan harapan, rasa percaya diri pada seseorang yang sedang sakit sehingga mempercepat proses penyembuhan.  

    ADVERTISEMENT
    Migunani

    Keutamaan Dzikir  

    Dzikir memiliki banyak keutamaan, dilansir dari buku Metode Relaksasi (Terapi Dzikir) Pada  Post Ventilasi Mekanik karya Setiyawan, sebagai berikut :  

    1. Dzikir yang dilakukan dengan ikhlas maka Allah memberikan ampunan dan pahala yang besar.
    2. Umat manusia diperintahkan untuk berdzikir kepada Allah SWT untuk mengingat akan kebesaran dan kekuasaannya sehingga bisa terhindar dari penyakit sombong dan takabur.
    3. Dzikir istighfar dapat menimbulkan dampak positif. Allah akan memberikan kesehatan dan kesembuhan seseorang. 

    Selain itu, Allah juga menambah kekuatan, semangat dan aktivitas seseorang tersebut bahwa jika seseorang yang mau membiasakan dirinya dengan istighfar, maka Allah akan memberikan kepadanya tiga hal. Pertama, Allah akan memberikan keluasan dari setiap kesempitan yang dia hadapi. Kedua, dari setiap kesedihan ada jalan keluar dan ketiga, memberikan rizki yang tidak disangka-sangka.

    Macam Dzikir  

    Dzikir memiliki jumlah lafal-lafal yang sangat banyak. Lafal dzikir tersebut ada yang langsung bersumber dari Rasulullah Saw maupun nabi sebelumnya, atau bersumber dari para ulama (waliyullah). Diantara banyaknya dzikir tersebut, yang paling sering dibaca yaitu membaca tasbih (subhanallah), tahmid (alhamdulillah), takbir (Allahu Akbar), Istighfar (Astagfirullahaladzim), dan tahlil (La ilaaha illallah).  

    Kabar Trenggalek - Edukasi

    Editor:Zamz

    ADVERTISEMENT
    Lodho Ayam Pak Yusuf