Kabar TrenggalekKabar Trenggalek
Kabar TrenggalekKabar Trenggalek

Press ESC / Click X icon to close

My Account

Tradisi Unik Idul Fitri di Negara Lain, Shalat Ied 2 Kali Hingga Bedug dari Kendang

  • 29 Mar 2025 13:00 WIB
  • Google News

    KBRT - Menyambut Hari Raya Idul Fitri, serangkaian tradisi unik akan menyapa umat muslim di seluruh belahan dunia. Mulai dari tradisi yang umum dilaksanakan hingga tradisi unik yang jadi ciri khas di suatu negara.

    Berikut tradisi unik merayakan Idul Fitri di beberapa negara dilansir dari buku Tradisi Perayaan Idul Fitri Mancanegara.

    Melukis Henna saat Chand Raat di India

    Malam sebelum Idul Fitri disebut Chand Raat atau malam bulan di Asia Selatan. Para perempuan India melukis tangan mereka dengan bahan tradisional henna dan serta memakai rantai yang warna-warni.

    Pada hari rayanya, orang tua dan anak-anak pergi ke masjid atau lapangan terbuka untuk shalat Id atau disebut juga Eidah. Selesai shalat, mereka saling mengucapkan Eid Mubarak kepada umat muslim yang lain. Anak-anak memberi salam kepada orang tua dan mereka akan mendapatkan uang yang disebut eidi.

    Mengenang Pembantaian Umat Muslim oleh dinasti Qing dan Revolusi Kebudayaan di Cina

    Umat muslim di Cina tidak sebanyak umat muslim di Indonesia. Salat Id di Xinjiang, dipenuhi umat muslim pria yang menggunakan pakaian jas khas dan kopiah putih, sedangkan wanita muslim menggunakan baju hangat dan kerudung.

    Setelah shalat Ied, mereka saling maaf-memaafkan dan bersilaturahmi, menikmati hidangan khas lebaran, dan berziarah ke makam keluarga. 

    Tradisi yang unik di Cina pada saat lebaran adalah upacara mengenang pembantaian umat muslim oleh Dinasti Qing dan revolusi kebudayaan.

    Shalat Ied Sebanyak 2 Kali di Rusia dan Bedug dari Kendang

    Di Moskow, Rusia, umat muslim tidak sebanyak di Indonesia. Di Moskow hanya memiliki lima masjid. Ketika umat muslim di sana akan melaksanakan shalat Ied, masjid-masjid itu tidak dapat menampung jamaah yang membludak. Oleh karenanya, shalat Ied diadakan dua kali.

    Shalat Ied juga tidak mungkin dilakukan di luar, seperti lapangan karena suhu udara yang sangat dingin.

    ADVERTISEMENT
    Migunani

    Bedug di Rusia tidak sama seperti bedug di Indonesia. Beduk di sana menggunakan kendang seperti gamelan Jawa, sedangkan pukulannya menggunakan kenong atau pukulan kendang.

    Pesta dan Cuci Mobil di Arab Saudi

    Di Arab Saudi, tepatnya di Riyadh, umat muslim mendekorasi rumahnya saat Idul Fitri tiba. Sejumlah perayaan pesta digelar, seperti pagelaran teater, pembacaan puisi, parade, pertunjukan musik, dan sebagainya.

    Tidak hanya itu saja yang dapat kita ketahui di Arab Saudi, disini memiliki beberapa tradisi yang unik ketika akan menjelang shalat Ied, seperti mencuci mobil. Semua mobil di Arab Saudi dicuci bersih. Bahkan, ada mobil baru yang telah dipakai selama satu tahun dan dicucinya hanya sekali, yaitu di hari Idul Fitri.

    Ada pula memotong tiga ekor kambing. Acara lebaran yang tidak ketinggalan di Arab Saudi yaitu memotong minimal tiga ekor kambing bersama setiap keluarga. Selain itu, mereka juga mendirikan kemah di sekitar rumahnya.

    Tidak ketinggalan adalah acara membayar zakat atau acara bagi-bagi hadiah. Mereka keliling pakai mobil, dan memberikan paket-paket hadiah kepada kalangan tidak mampu.

    Memberi Parfum Ketika Bayram di Turki

    Di Turki, Idul Fitri dikenal dengan sebutan Bayram. Biasanya setiap orang akan saling mengucapkan “Bayramınız kutlu olsun”, “Mutlu bayramlar”, atau “Bayramınız mubarek olsun”. Mereka juga saling memaafkan dan 

    bersilaturahmi ke rumah-rumah. Tradisi lain di Turki adalah orang yang lebih muda akan mencium tangan kanan mereka yang lebih tua dan menempatkannya di dahi mereka selagi mengucapkan salam Bayram.

    Selain itu, anak-anak kecil juga biasa mendatangi rumah-rumah di sekitar lingkungannya untuk mengucapkan salam, setelah bersalaman,  anak-anak akan diberi 

    kue, coklat, dan permen tradisional, seperti Baklava dan Lokum, atau sejumlah kecil uang. Ada juga tradisi untuk setiap tamu yang datang diberi cologne atau parfum. Setelah itu, dibagi permen.

    Kabar Trenggalek - Edukasi

    Editor:Zamz

    ADVERTISEMENT
    Lodho Ayam Pak Yusuf