Kelas VI SD Ujian, Disdikpora Trenggalek: Dua Sekolah Terdampak Banjir
KBRT – Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Trenggalek hingga kini masih menunggu laporan resmi dari Koordinator Wilayah (Korwil) terkait jumlah Sekolah Dasar (SD) yang terdampak banjir. Kondisi ini juga berpotensi mengganggu pelaksanaan ujian sekolah bagi siswa kelas VI.Kepala Seksi Manajemen dan Kurikulum SD Disdikpora Trenggalek, Eksatya Amil Dyah Lestari, mengatakan bahwa pihakn...
20 May 2025 • 14:00 WIB
Dinas Pendidikan masih tunggu laporan sekolah terdampak banjir. KBRT/Zamz
KBRT – Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Trenggalek hingga kini masih menunggu laporan resmi dari Koordinator Wilayah (Korwil) terkait jumlah Sekolah Dasar (SD) yang terdampak banjir. Kondisi ini juga berpotensi mengganggu pelaksanaan ujian sekolah bagi siswa kelas VI.
Kepala Seksi Manajemen dan Kurikulum SD Disdikpora Trenggalek, Eksatya Amil Dyah Lestari, mengatakan bahwa pihaknya sudah mengimbau agar sekolah tetap menjalankan ujian sesuai jadwal, selama kondisi masih memungkinkan.
"Ujian sekolah tetap bisa dilaksanakan. Kalau ada kondisi darurat seperti banjir, bisa dijadwalkan ujian susulan yang akan dimulai hari Senin, tanggal 26 Mei 2025," ujar perempuan yang akrab disapa Tari, Senin (20/05/2025).
Advertisement
Tari menjelaskan, sejauh ini belum ada laporan lengkap mengenai jumlah SD yang terdampak langsung oleh banjir. Pihaknya tengah berkoordinasi dengan Korwil pendidikan di tiap kecamatan untuk menghimpun data lebih akurat.
"Kami masih menunggu laporan lengkap dari Korwil. Itu penting agar bisa diketahui berapa sekolah yang betul-betul terdampak dan perlu penyesuaian jadwal," tambahnya.
Di wilayah Kecamatan Trenggalek, SDN 1 Kelutan dan SDN 2 Tamanan menjadi dua sekolah yang dilaporkan mengalami dampak banjir. Namun demikian, keduanya tetap menyelenggarakan ujian sekolah bagi siswa kelas VI.
Ujian sekolah tingkat SD untuk kelas VI dijadwalkan meliputi dua mata pelajaran setiap hari dan berlangsung dari pukul 08.00 hingga 12.00 WIB. Disdikpora menegaskan prinsip fleksibilitas tetap diterapkan agar siswa tetap dapat mengikuti ujian dengan optimal.
"Di SDN 2 Tamanan ujian sempat mundur sekitar satu jam karena persiapan pelaksanaannya. Tapi itu tidak masalah, karena waktu pelaksanaan ujian bisa menyesuaikan dan selesai satu jam lebih lambat," jelas Tari.
Ikuti WhatsApp Channel
Dapatkan berita terbaru langsung di WhatsApp!
Advertisement
Artikel Terkait
Verifikasi Ungkap Ketidaksesuaian Data Desil, 46 Anak Trenggalek Tetap Bisa Masuk Sekolah Rakyat
Masih Cari 10 Siswa Lagi, Tim Sekolah Rakyat Trenggalek Jemput Bola hingga Akhir Juni
Fakta Menarik Sekolah Rakyat, Siswa Tak Terima PIP tapi Seluruh Kebutuhan Dijamin
Libur Sekolah Tiga Pekan, Dapur MBG di Trenggalek Berhenti Beroperasi Sementara
Pembangunan Sekolah Rakyat Trenggalek, Mampu Tampung Lebih Seribu Siswa