Bangku SD Inovatif Trenggalek Mulai Dipesan hingga 2030, Minat Orang Tua Terus Naik
SD Muhammadiyah 1 Trenggalek telah menerima inden siswa baru hingga 2030. Sekolah menyebut kualitas layanan, prestasi, dan pendidikan karakter menjadi alasan tingginya minat masyarakat.
20 Jul 2026 • 18:00 WIB
Bangku pendidikan SD Inovatif Trenggalek sudah dipesan sampai 2030. KBRT/Zamz
Ringkasan
- SD Inovatif Trenggalek sudah menerima inden siswa hingga 2030.
- Sekolah menilai kualitas layanan dan prestasi menjadi daya tarik utama.
- Pendidikan karakter dan komunikasi dengan orang tua terus diperkuat.
TRENGGALEK - Tak sedikit orang tua di Trenggalek kini memilih mengamankan bangku sekolah anaknya jauh sebelum memasuki usia sekolah dasar. Fenomena itu terlihat di SD Muhammadiyah 1 Trenggalek atau yang lebih dikenal dengan SD Inovatif Trenggalek.
Sekolah tersebut bahkan telah menerima pendaftaran atau inden calon peserta didik baru hingga tahun ajaran 2030. Kondisi ini menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap sekolah swasta tersebut di tengah banyaknya pilihan pendidikan yang tersedia.
Kepala SD Inovatif Trenggalek, Ikhsan Nur Wahyudi, mengatakan peningkatan minat masyarakat tidak terjadi secara instan. Menurutnya, hal itu merupakan hasil evaluasi yang terus dilakukan sekolah dalam meningkatkan kualitas pembelajaran maupun pelayanan kepada orang tua.
Advertisement
“Saya berterima kasih kepada seluruh guru, karyawan, dan pemangku kepentingan sekolah yang sudah bekerja keras membangun sekolah ini menjadi lebih baik. Kita selalu melakukan evaluasi dan dampaknya terlihat pada PPDB,” ujar Ikhsan.
Pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2026/2027, SD Inovatif membuka empat rombongan belajar (rombel). Namun, calon orang tua siswa yang mendaftar untuk tahun-tahun berikutnya juga terus bertambah.
Untuk tahun ajaran berikutnya saja, jumlah pendaftaran telah mencapai sekitar 60 anak dari kuota maksimal 100 siswa. Sementara itu, pendaftaran untuk tahun ajaran hingga 2030 juga sudah mulai masuk.
"Bahkan tahun depan sampai tahun 2030 itu sudah ada yang inden. Tahun depan sudah sekitar 60-an pendaftar, sementara kuota maksimal 100 siswa. Tahun-tahun berikutnya juga sudah ada yang mendaftar dan terus bertambah," jelas Ikhsan.
Ia menjelaskan, proses pendaftaran diawali dengan komunikasi antara calon orang tua siswa dan tim PPDB sekolah melalui layanan yang telah disediakan. Setelah memperoleh informasi yang dibutuhkan, mereka dapat langsung melakukan pendaftaran.
"Mereka komunikasi ke bagian PPDB atau SPMB melalui kontak yang tersedia, kemudian langsung mendaftar," terang Ikhsan.
Menurut Ikhsan, kepercayaan masyarakat tidak hanya dipengaruhi prestasi akademik. Di tengah banyaknya sekolah yang menawarkan pendidikan tanpa biaya, orang tua tetap mempertimbangkan kualitas layanan yang diterima anak selama belajar.
Mulai dari fasilitas belajar, kenyamanan ruang kelas, komunikasi guru dengan wali murid hingga budaya pelayanan menjadi perhatian sekolah.
"Kualitas dan layanan. Kita memang berbayar, berarti layanan harus sesuai dengan apa yang dibayarkan. Mulai fasilitas kelas, fasilitas sekolah, keramahan guru, hingga komunikasi dengan wali murid itu sangat penting," tegas Ikhsan.
Prestasi sekolah juga menjadi salah satu faktor yang mendorong kepercayaan masyarakat. SD Inovatif Trenggalek, kata Ikhsan, berhasil meraih hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) terbaik di Kabupaten Trenggalek serta mengoleksi sejumlah prestasi tingkat nasional dalam beberapa tahun terakhir.
"Alhamdulillah, hasil TKA kemarin menjadi yang terbaik di Kabupaten Trenggalek. Kemudian ada prestasi-prestasi tingkat nasional yang sudah kami raih beberapa tahun terakhir," ungkap Ikhsan.
Meski demikian, ia menilai capaian akademik bukan satu-satunya tujuan pendidikan. Sekolah tetap menempatkan pembentukan karakter sebagai fondasi utama bagi peserta didik.
"Yang paling penting adalah penanaman karakter. Berbakti kepada orang tua, sopan santun, itu sangat kami tegakkan di sini. Harapannya alumni SD Muhammadiyah benar-benar memiliki karakter Islami," kata Ikhsan.
Untuk memastikan perkembangan setiap siswa terpantau, seluruh guru diwajibkan menyampaikan laporan perkembangan belajar kepada orang tua secara berkala. Komunikasi tidak hanya dilakukan saat pembagian rapor, tetapi dapat berlangsung kapan saja ketika wali murid membutuhkan informasi.
"Guru diwajibkan melaporkan perkembangan anak kepada wali murid. Tidak hanya saat pembagian rapor. Kapan pun orang tua ingin mengetahui perkembangan anaknya, silakan datang ke sekolah untuk berkomunikasi," jelas Ikhsan.
Menurutnya, setiap laporan perkembangan siswa harus disertai data yang dapat dipertanggungjawabkan.
"Kalau orang tua bertanya anak saya sudah bisa apa, kami harus menunjukkan datanya. Misalnya sudah bisa mengaji, ya harus ada datanya. Kami siap seperti itu," ujar Ikhsan.
Selain kualitas pembelajaran, sekolah juga menerapkan budaya pelayanan kepada seluruh guru dan tenaga kependidikan agar setiap tamu maupun wali murid merasa nyaman saat berkunjung.
"Semuanya harus senyum, sapa, salam. Ada tamu datang harus disapa," ujarnya.
Ikuti WhatsApp Channel
Dapatkan berita terbaru langsung di WhatsApp!
TAGS
Advertisement