Data Produksi Daging Kambing dan Domba per Kecamatan Trenggalek
05 Jul 2026 • 08:00 WIB
Data Produksi Daging Kambing dan Domba per Kecamatan Trenggalek. Canva/KBRT
KBRT - Kabupaten Trenggalek dikenal sebagai salah satu daerah penghasil ternak unggulan di Jawa Timur, khususnya untuk komoditas kambing dan domba. Berdasarkan data resmi dari Satu Data Trenggalek, total produksi daging ternak kecil di tahun 2024 mencapai 281.712 kg untuk kambing dan 44.789 kg untuk domba.
Sedangkan untuk data tahun 2025, Kabupaten Trenggalek tercatat menghasilkan 325.197 kg untuk daging kambing dan 81.493 kg untuk daging domba. Angka tersebut menunjukkan kontribusi penting peternakan terhadap ketahanan pangan lokal dan perekonomian masyarakat.
Berdasarkan data tahun 2024, Kecamatan Panggul keluar sebagai kecamatan dengan produksi Daging kambing dan domba paling banyak, dengan total 85,745 kg daging kambing dan 8.514 kg daging domba.
Advertisement
Untuk detail lebih lengkapnya, simak ulasan di bawah ini.
Produksi Daging Kambing dan Domba per Kecamatan
Menurut laporan Satu Data Trenggalek, berikut rincian produksi daging kambing dan domba per kecamatan:
|
Kecamatan |
Produksi Daging Kambing (kg) |
Produksi Daging Domba (kg) |
|
Panggul |
85.745 |
8.516 |
|
Tugu |
52.880 |
5.141 |
|
Durenan |
19.857 |
5.874 |
|
Munjungan |
17.334 |
8.401 |
|
Watulimo |
13.857 |
0 |
|
Kampak |
13.197 |
6.241 |
|
Karangan |
13.165 |
3.652 |
|
Trenggalek |
13.070 |
2.542 |
|
Pule |
12.191 |
0 |
|
Suruh |
10.684 |
0 |
|
Dongko |
10.275 |
0 |
|
Gandusari |
9.872 |
2.714 |
|
Bendungan |
4.799 |
210 |
|
Pogalan |
4.776 |
1.493 |
Analisis Produksi per Kecamatan
Informasi dari Satu Data Trenggalek ini, menunjukkan bahwa kecamatan Panggul, Tugu, dan Munjungan menjadi kontributor utama dalam produksi daging kambing dan domba. Beberapa kecamatan seperti Watulimo, Pule, dan Dongko Justur terdata tidak memiliki ternak domba sama sekali. Membuatnya menjadi lahan yang sempurna untuk mengembangkan komoditas ini.
Produksi daging ternak kecil di Trenggalek tidak hanya mendukung ketahanan pangan, tetapi juga menjadi sumber pendapatan penting bagi peternak di setiap kecamatan. Dengan pemantauan berkala, distribusi ternak dapat lebih merata, kualitas ternak meningkat, dan potensi ekonomi lokal semakin optimal.
Ikuti WhatsApp Channel
Dapatkan berita terbaru langsung di WhatsApp!
Advertisement
Artikel Terkait
Sapi, Kambing dan Enam Warga di Tulungagung Terpapar ‘Antraks’, Trenggalek Langsung Lakukan Proteksi Wilayah
Askab PSSI Trenggalek Batalkan Piala Presiden, SSB Permata Kampak Protes: Tak Masuk Akal
Followers Banyak, tapi Sepi Respons? Kominfo Trenggalek Minta Admin OPD Ubah Cara Bikin Konten
Data Produksi Telur di Trenggalek, Kecamatan Kampak Jadi Penyumbang Telur Terbesar
Temuan Arkeologi di Kamulan Trenggalek Masuk Tahap Identifikasi, Berpeluang Jadi Cagar Budaya