Cegah Karhutla, Polres Trenggalek Intensifkan Patroli Kawasan Hutan

Polres Trenggalek mengintensifkan patroli gabungan di kawasan hutan untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau.

Cegah Karhutla, Polres Trenggalek Intensifkan Patroli Kawasan Hutan

Polisi intensifkan himbauan soal kebakaran hutan di Trenggalek. KBRT/Polres Trenggalek

Ringkasan

  • Polres Trenggalek mengintensifkan patroli kawasan hutan untuk mencegah karhutla.
  • Patroli melibatkan Polri, TNI, BPBD, Perhutani, relawan, dan elemen masyarakat.
  • Masyarakat diminta segera melaporkan kebakaran hutan dan lahan melalui call center 110.

TRENGGALEK - Jajaran Kepolisian Resor Trenggalek terus mengintensifkan patroli kawasan hutan untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kabupaten Trenggalek, Sabtu (15/8/2026) kemarin.

Patroli gabungan tersebut melibatkan personel kepolisian bersama sejumlah pemangku kepentingan, seperti TNI, BPBD, Perhutani, relawan, dan elemen masyarakat.

Patroli menyasar sejumlah kawasan hutan yang dinilai memiliki tingkat kerawanan kebakaran relatif tinggi, termasuk kawasan yang berbatasan langsung dengan permukiman penduduk.

Advertisement

Kasihumas Polres Trenggalek AKP Katik, S.H. mengatakan, patroli gabungan tersebut merupakan tindak lanjut hasil rapat koordinasi (rakor) mitigasi bencana kekeringan yang telah digelar sebelumnya.

“Kapolres telah menginstruksikan kepada jajaran untuk mengintensifkan patroli kawasan hutan, untuk mencegah potensi kebakaran hutan,” ungkapnya.

Menurut Katik, patroli karhutla dibagi dalam tiga sif dengan waktu dan cakupan wilayah yang berbeda. Dalam setiap pelaksanaan patroli, sedikitnya 8-10 personel gabungan dilibatkan.

“Patroli Karhutla dilakukan sepanjang hari. Siang, sore dan malam. Untuk sasaran menyesuaikan dengan kondisi masing-masing wilayah. Untuk wilayah kecamatan kota Trenggalek dilaksanakan oleh satuan fungsi Polres. Sedangkan wilayah kecamatan oleh Polsek,” imbuhnya.

Patroli tidak hanya dilakukan dengan menyisir kawasan hutan. Petugas juga berinteraksi dengan masyarakat untuk memberikan edukasi dan sosialisasi mengenai pencegahan karhutla.

Edukasi tersebut antara lain terkait larangan membakar sampah sembarangan hingga kewaspadaan terhadap puntung rokok yang dapat memantik api dan menyebabkan kebakaran.

“Petugas gabungan juga bersama-sama memasang spanduk atau poster imbauan pada lokasi-lokasi strategis yang mudah diketahui oleh warga,” tambahnya.

Selain melakukan pencegahan, tim patroli juga dapat digerakkan apabila ditemukan titik kebakaran hutan dan lahan. Langkah tersebut dilakukan agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan penyebaran titik api dapat diminimalkan.

“Kepada masyarakat, apabila mengetahui ada kebakaran hutan dan lahan bisa melaporkan melalui call center 110 bebas pulsa,” pungkasnya.

Ikuti WhatsApp Channel

Dapatkan berita terbaru langsung di WhatsApp!

Join Channel

Advertisement

Artikel Terkait