Kabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari iniKabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari ini

Press ESC / Click X icon to close

Kabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari iniKabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari ini
LoginKirim Artikel

BPN Trenggalek Latih Pokmas Munjungan, PTSL Didorong Lebih Rapi dan Tepat Sasaran

BPN Trenggalek bekali Pokmas Munjungan pelatihan teknis PTSL agar pendataan tanah lebih tertib dan akurat.

Poin Penting

  • Pokmas dari empat desa di Munjungan ikut pelatihan PTSL
  • Fokus pada pembuatan peta kerja dan kelengkapan berkas
  • BPN dorong pendataan lebih akurat dan terstruktur

MUNJUNGAN, TRENGGALEK - Kantor Pertanahan Kabupaten Trenggalek terus menguatkan kualitas program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Salah satunya lewat pelatihan teknis untuk Kelompok Masyarakat (Pokmas) di wilayah Kecamatan Munjungan, Rabu (29/04/2026).

Kegiatan yang digelar di aula Kantor Pertanahan ini diikuti perwakilan Pokmas dari Desa Masaran, Ngulungkulon, Craken, dan Bendoroto. Pelatihan difokuskan pada peningkatan pemahaman teknis agar proses pendataan tanah bisa berjalan lebih tertib dan sesuai aturan.

Dalam pelatihan tersebut, peserta dibekali materi terkait pembuatan peta kerja serta penyusunan berkas PTSL yang rapi dan sistematis. Dua hal ini menjadi kunci dalam mendukung kelancaran proses sertifikasi tanah, terutama di tahap pengumpulan data fisik dan yuridis.

Melalui pendampingan ini, Pokmas diharapkan bisa bekerja lebih mandiri di lapangan, sekaligus meminimalkan potensi kesalahan dalam proses administrasi.

ADVERTISEMENT

Pendekatan ini juga menjadi bagian dari upaya BPN Trenggalek untuk menjaga kualitas data PTSL tetap akurat, sehingga hasil sertifikasi bisa dipertanggungjawabkan secara hukum.

Selain peningkatan kapasitas, pelatihan ini juga memperkuat koordinasi antara petugas Kantor Pertanahan dengan Pokmas di tingkat desa.

Dengan komunikasi yang lebih solid, pelaksanaan PTSL di wilayah Munjungan diharapkan berjalan lebih lancar dan sesuai target tahun 2026. Hasil akhirnya, data pertanahan yang dihasilkan bisa lebih valid dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Kabar Trenggalek - Advertorial

Editor: Zamz