TRENGGALEK - Kantor Pertanahan Kabupaten Trenggalek mulai membuka ruang kolaborasi dengan dunia kampus. Hal ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) bersama Institut Agama Islam (IAI) Sunan Giri Trenggalek, sebagai upaya memperkuat sinergi kelembagaan sekaligus meningkatkan kualitas layanan pertanahan.
Kerja sama ini tidak hanya sebatas formalitas, tapi juga diarahkan untuk memberi pengalaman langsung bagi mahasiswa agar bisa ikut terlibat dalam pelayanan pertanahan kepada masyarakat.
Langkah ini sejalan dengan semangat program Kampus Berdampak, yang mendorong perguruan tinggi lebih aktif hadir di tengah masyarakat melalui pendidikan, riset, hingga pengabdian.
Lewat kolaborasi tersebut, mahasiswa diharapkan tidak hanya belajar teori di kelas, tetapi juga merasakan langsung dinamika di lapangan. Di sisi lain, kehadiran mahasiswa juga bisa memberi energi baru dalam mendukung pelayanan yang lebih responsif.
Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Trenggalek menyebut kerja sama dengan perguruan tinggi menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus pelayanan publik.
"Kerja sama ini menjadi bentuk komitmen kami dalam membuka ruang kolaborasi dengan dunia pendidikan, sehingga mahasiswa dapat memperoleh pengalaman nyata sekaligus berkontribusi dalam mendukung pelayanan pertanahan kepada masyarakat," ujarnya.
Ia menambahkan, sinergi seperti ini diharapkan tidak berhenti di atas kertas, tetapi bisa berjalan berkelanjutan dan memberi dampak luas.
"Kami berharap melalui kerja sama ini dapat terbangun sinergi yang berkelanjutan, tidak hanya dalam mendukung kegiatan pendidikan dan penelitian, tetapi juga dalam meningkatkan kualitas pelayanan pertanahan yang semakin profesional dan responsif," tambahnya.
Ke depan, kerja sama ini diharapkan mampu memperkuat hubungan antara institusi pendidikan dan pemerintah, sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat Trenggalek.
Kabar Trenggalek - Advertorial
Editor: Zamz




















