WATULIMO, TRENGGALEK - Kebakaran melanda sebuah booth container milik pedagang minuman di Dusun Ketawang, Desa Tasikmadu, Kecamatan Watulimo, Trenggalek, Selasa (19/05/2026) malam. Api diduga muncul akibat korsleting listrik dan sempat memicu kepanikan warga sekitar.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 23.28 WIB di kawasan barat perempatan Ketawang. Warga bernama Dei Prasetiawan pertama kali mengetahui kejadian tersebut setelah mendengar suara ledakan dari area ruko.
Saat dicek, api sudah membesar dan membakar booth container berukuran 3 x 3 meter milik Susmiati. Dei kemudian langsung mendatangi Pos WMK Watulimo untuk melapor ke petugas pemadam kebakaran.
Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Satpol PP dan Damkar Trenggalek, Wasis Widodo, mengatakan petugas bergerak cepat setelah menerima laporan warga.
“Begitu menerima laporan, petugas langsung melakukan persiapan dan menuju lokasi. Karena lokasi dekat dengan pos, response time kami sekitar lima menit,” ujar Wasis.
Sebanyak enam personel diterjunkan bersama satu unit mobil pompa pemadam kebakaran AG 9089 YP. Petugas juga berkoordinasi dengan PLN untuk memutus aliran listrik sebelum proses pemadaman dilakukan.
“Petugas harus memastikan jalur listrik aman dulu supaya api tidak semakin membesar dan proses pemadaman tidak membahayakan anggota,” kata Wasis.
Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 23.55 WIB atau kurang lebih 20 menit setelah operasi dimulai. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp10 juta.
Menurut Wasis, dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari korsleting listrik pada booth container tersebut.
“Penyebab sementara karena korsleting listrik. Kami juga mengimbau masyarakat untuk rutin mengecek instalasi listrik, terutama pada bangunan semi permanen dan usaha kecil yang menggunakan banyak sambungan listrik,” tambahnya.
Selain melakukan pemadaman, petugas damkar juga memberikan sosialisasi nomor layanan pengaduan kebakaran kepada warga sekitar lokasi kejadian.
Kabar Trenggalek - Peristiwa
Editor: Zamz





















