Kabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari iniKabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari ini

Press ESC / Click X icon to close

Kabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari iniKabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari ini
LoginKirim Artikel

Combo Pertama Tekken Trenggalek Dimulai! Turnamen PS3 Ini Jadi Arena Cari Fighter Lokal

Turnamen Tekken 6 di Playbox Sadewa jadi langkah awal membangun komunitas game fighting dan mencari bibit atlet esports di Trenggalek.

Poin Penting

  • Turnamen Tekken 6 PS3 diikuti lebih dari 20 pemain lokal
  • ESI Trenggalek mulai membangun komunitas game fighting
  • Muhammad Awal keluar sebagai juara pertama turnamen

TRENGGALEK - Scene game fighting di Trenggalek mulai “unlock character” baru. Di tengah dominasi game mobile dan esports mainstream, komunitas gamer konsol di Trenggalek pelan-pelan mulai bangun arena sendiri lewat turnamen Tekken 6 yang digelar Playbox Sadewa.

Meski masih memakai platform PlayStation 3, event ini sukses jadi titik kumpul para pemain Tekken lokal yang selama ini main sendiri-sendiri tanpa komunitas tetap.

Lebih dari 20 peserta ikut turun gelanggang dalam turnamen perdana tersebut. Atmosfernya pun mirip ranked match: tegang, ramai trash talk tipis-tipis, tapi tetap fun dan sportif.

Pemilik Playbox Sadewa, Fajar Kusuma, mengaku sengaja memilih Tekken karena game fighting itu punya fanbase besar, baik di Indonesia maupun Asia. Namun di Trenggalek, ruang komunitas untuk game tersebut masih minim.

“Tekken merupakan salah satu game dengan komunitas terbesar di Indonesia maupun Asia, jadi tentunya game ini banyak yang menyukainya. Namun di Trenggalek sendiri belum ada wadah komunitasnya, sehingga kami mencoba memulai dari turnamen ini,” ujar Fajar.

Menurutnya, modal terbesar event ini bukan sekadar perangkat atau hadiah, tapi keberanian untuk mulai lebih dulu. Sebab, ia sendiri awalnya belum yakin seberapa banyak pemain Tekken di Trenggalek yang mau ikut turnamen offline.

“Saya memang masih buta terkait seberapa besar peminat turnamen Tekken ini. Tetapi sebagai pemilik rental PS, Tekken merupakan game nomor dua yang paling disukai konsumen,” jelasnya.

Meski baru level awal, event ini ternyata langsung mendapat respons positif dari komunitas gamer lokal. Dukungan juga datang dari ESI Kabupaten Trenggalek yang ikut membantu publikasi sekaligus pengembangan komunitas esports fighting game di Trenggalek.

“Kami bekerja sama dengan ESI Trenggalek untuk membantu menginformasikan adanya turnamen dan komunitas ini,” tambah Fajar.

ADVERTISEMENT

Wakil Sekretaris Umum ESI Trenggalek, Wildan Bisri, mengatakan Tekken sebenarnya sudah masuk cabang olahraga esports resmi. Hanya saja, di level kompetitif nasional saat ini game yang digunakan adalah Tekken 8.

Meski begitu, menurutnya penggunaan Tekken 6 di PS3 bukan masalah besar untuk tahap pembinaan awal.

“Walaupun belum masuk kategori pertandingan kompetitif. Namun justru dari sinilah kami bisa mulai menjaring atlet-atlet potensial,” ungkap Wildan.

Ia menilai keterbatasan device bukan alasan untuk berhenti membangun ekosistem esports daerah. Justru komunitas bisa tumbuh lebih dulu sambil menunggu perangkat yang lebih kompetitif.

Dari turnamen itu, ESI juga mulai memantau beberapa pemain yang dianggap punya potensi naik level ke scene kompetitif lebih serius. Salah satunya Muhammad Awal yang keluar sebagai juara pertama.

Wildan menyebut Awal punya pemahaman kuat terhadap perkembangan seri Tekken dari generasi awal sampai sekarang.

“Dari obrolan kami, beliau sangat paham dan mengikuti perkembangan Tekken dari awal sampai sekarang,” katanya.

ESI Trenggalek kini membuka peluang kolaborasi lebih luas dengan pelaku usaha rental game maupun komunitas lain yang punya perangkat lebih modern seperti Tekken 7 atau bahkan Tekken 8.

Harapannya, Trenggalek nantinya bukan cuma punya komunitas mabar, tapi juga bisa melahirkan fighter esports yang siap naik panggung kompetitif regional hingga nasional.

Kabar Trenggalek - Olahraga

Editor: Zamz