TRENDING

Pasang Baliho Gandeng Bupati, Ketua KPU Trenggalek Buka Suara

Terbit:

Kabar Trenggalek Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Trenggalek buka suara soal tudingan miring baliho Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan (DP3). Ketua KPU Trenggalek menepis semua tudingan yang mengarah ke selain upaya sosialisasi program DP3.

“Bagi kami, opini masyarakat itu tidak salah, tapi justru saya apresiasi. Saya tidak akan gelo [berkecil hati] atau pegel [benci],” kata Ketua KPU Trenggalek, Gembong Derita Hadi, Rabu (18/05/2022).

advertisement

Gembong menerangkan, sebagai penyelenggara pemilu tidak boleh condong ke partai politik (parpol), mengikuti parpol, ataupun mencuri start pemilu.

Pihaknya pun menepis jika foto-foto unggahan di medsos adalah pencitraan [dalam konteks politik], karena setiap foto tidak ada yang mencantumkan konten ajakan.

“Tidak mungkin saya nyalon syaratnya gimana. Ya, harus keluar KPU. Kalau orang mau mempersepsikan itu, itu hak mereka,” ucap Gembong.

Dirinya memaklumi masyarakat yang memiliki persepsi miring. Namun yang jelas, pihaknya tidak akan menyalahkan masyarakat.

“Pada prinsipnya, saya tidak akan menyalahkan siapa-siapa. Tidak ada, upaya untuk curi start kampanye atau apa,” ujar Gembong.

Pemasangan baliho DP3, menurut Gembong, adalah sarana mengkampanyekan program DP3 dari KPU. Penggunaan baliho DP3 baru saja dilakukan pada 2022, setelah berkolaborasi dengan pemerintah daerah melalui badan kesatuan bangsa dan politik (Bakesbangpol).

“Kecuali ini uangnya KPU, ini [baliho DP3] anggaran dari bakesbangpol,” imbuhnya.

advertisement

Dalam hal desain, lanjut dia, KPU dan Bakesbangpol sudah saling koordinasi. Menurutnya, keterlibatan KPU tentang desain sebatas memberikan masukan-masukan mengenai potret dirinya.

Sementara desain kepala daerah lebih ke Bakesbangpol, karena pemasangan foto kepala daerah harus memenuhi ketentuan.

“Sebetulnya kami selektif, kami tidak mau kalau warna ini, dikasih titik-titik, dan sebagainya,” jelasnya.

Meski begitu, Gembong tak dapat mengelak jika proses desain baliho DP3 tanpa melibatkan empat komisioner KPU Trenggalek. Gembong membenarkan bahwa ia baru saja melakukan pleno berkaitan dengan baliho itu.

“Sudah selesai, tadi sudah diplenokan, kemarin [Selasa, 17/05/2022], iya sudah selesai. Sebenarnya banner itu sudah lama [sebelum Lebaran],” ucapnya.

Di sisi lain, Gembong menekankan, pemasangan baliho DP3 adalah inovasi untuk kampanye program DP3. Mengingat jika cuma sosialisasi berupa tulisan tidak banyak mengundang ketertarikan masyarakat.

“Biar tertarik, itu wajar saya kira. Dan, kami tidak ada niatan untuk hal yang lain, melainkan hanya supaya program KPU bisa diketahui orang banyak. Begitu saja,” jelasnya.

advertisement

TERBARU

Trending Musik ‘Semata Karenamu’ Lirik dan Kunci Gitar, Lagu Galau Happy Asmara¬†

Kabar Trenggalek - Jagad musik kembali dihibur dengan lagu galau berjudul Semata Karenamu. Lagu...

KLHK Tolak Hasil Penelitian Penurunan Populasi Orangutan, Akademisi: Kebijakan Anti Sains

Kabar Trenggalek - Para akademisi yang tergabung dalam Tim Advokasi Kebebasan Akademik, menilai Kementerian...

Pasal Kontroversial RUU KUHP, Puluhan Mahasiswa Trenggalek Turun Jalan 

Kabar Trenggalek - Rancangan Undang Undang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RUU KUHP) dinilai kontroversial...

TOPIK TERKAIT