135 Balon Udara di Trenggalek Tak Jadi Tebang, Meski di Langit Masih Ada
Balon udara saat momen lebaran ketupat 1445 H/2024 M di Trenggalek jadi buronan polisi, karena keberadaan balon udara dianggap dapat mengganggu penerbangan, tiang listrik, dan kebakaran di rumah warga, Rabu (17/04/2024). Dari pantauan Kabar Trenggalek, meski menjadi buronan polisi, balon udara masih melenggang bebas terbang di langit Kota Alen-Alen pada saat lebaran ketupat sedang berlangsung....
M
Muh. Zamzuri
17 Apr 2024 • 07:29 WIB
Balon udara saat momen lebaran ketupat 1445 H/2024 M di Trenggalek jadi buronan polisi, karena keberadaan balon udara dianggap dapat mengganggu penerbangan, tiang listrik, dan kebakaran di rumah warga, Rabu (17/04/2024).
Dari pantauan Kabar Trenggalek, meski menjadi buronan polisi, balon udara masih melenggang bebas terbang di langit Kota Alen-Alen pada saat lebaran ketupat sedang berlangsung.
Dalam upaya pencegahan penerbangan balon udara, Polres Trenggalek melakukan imbauan, kemudian didapatkan ratusan balon udara yang tak jadi diterbangkan, karena kena razia polisi.
"Dalam rangka pengamanan kegiatan, kami sudah melakukan imbauan kepada masyarakat, pada saat perayaan ketupat tidak menerbangkan balon udara," terang Kapolres Trenggalek, AKBP Gathut Bowo Supriyono saat dikonfirmasi sejumlah awak media.
Lanjutnya, tak hanya sekedar mengimbau saja. Namun, menurut Gatut juga melakukan penyitaan terhadap balon udara yang belum sempat diterbangkan oleh pembuat. Terdapat 135 balon udara yang kena sita.
"Dari beberapa kecamatan kami mengamankan 135 balon udara. Balon udara itu kami ambil dari warga, yang diserahkan kepada kami," tegasnya.
Ukuran balon udara tersebut cukup variatif. Ada yang cukup besar, dan ada juga balon udara yang disertai dengan petasan, sehingga ketika diterbangkan ada suara ledakan dan bisa membahayakan.
"Masih dalam tahap pencegahan, tidak ada yang ditindak hukum, karena balon udara itu belum diterbangkan. Mayoritas paling banyak dari Kecamatan Tugu, Durenan, Gandusari, Pogalan dan Kecamatan Trenggalek," tandasnya.
Ikuti WhatsApp Channel
Dapatkan berita terbaru langsung di WhatsApp!
Advertisement
Artikel Terkait
Edukasi
18 Apr 2024
Ngaku Lepat, Filosofi Ketupat dalam Lebaran Idul Fitri
News
18 Apr 2024
Perayaan Lebaran Ketupat di Durenan Trenggalek tahun 2024 Beda dengan 2023
Sosial
18 Apr 2024
Rayakan Lebaran Ketupat Trenggalek 2024, Warga Durenan Arak-Arakan Tumpeng Kupat
News
17 Apr 2024
Mas Emil Lebaran Ketupat di Trenggalek, Arumi Bachsin Kangen Kuliner Lodho
Ekonomi
17 Apr 2024
Berkah Lebaran Ketupat Trenggalek 2024, Penjual Kupat Durenan Banjir Pesanan
Sosial
17 Apr 2024