Waspada Bediding, Dinas Peternakan Trenggalek Imbau Peternak Karantina Ternak Baru
KBRT – Menghadapi musim kemarau dengan suhu rendah atau yang dikenal sebagai bediding, Dinas Peternakan Kabupaten Trenggalek mengimbau para peternak untuk waspada terhadap potensi munculnya penyakit pada hewan ternak dan unggas.Ririn Hari Setiani, Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner, menyampaikan bahwa fenomena bediding dapat memicu penyakit seperti demam dan Penyakit...
22 Jul 2025 • 16:00 WIB
Musim bediding trenggalek peternak dihimbau waspada. KBRT/Nandika
KBRT – Menghadapi musim kemarau dengan suhu rendah atau yang dikenal sebagai bediding, Dinas Peternakan Kabupaten Trenggalek mengimbau para peternak untuk waspada terhadap potensi munculnya penyakit pada hewan ternak dan unggas.
Ririn Hari Setiani, Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner, menyampaikan bahwa fenomena bediding dapat memicu penyakit seperti demam dan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
“Perubahan iklim ini berpotensi menimbulkan penyakit seperti demam dan Penyakit Mulut dan Kuku pada hewan ternak dan juga unggas,” ujar Ririn, Senin (tanggal belum dicantumkan).
Advertisement
Ia mengimbau masyarakat untuk berhati-hati saat membeli ternak dari pasar. Menurutnya, karantina ternak baru perlu dilakukan selama beberapa hari sebelum dicampur dengan ternak lain.
Selain itu, Disnak menganjurkan pemberian vitamin atau mineral tambahan untuk meningkatkan daya tahan hewan peliharaan. Pemerintah daerah juga masih melanjutkan vaksinasi PMK secara aktif.
“Vaksinasi PMK akan terus berjalan. Stok vaksin juga masih ada sekitar 10.000 dosis. Sedangkan vaksin lain seperti flu burung dapat diambil secara gratis oleh peternak langsung ke Dinas Peternakan,” jelas Ririn.
Sementara itu, peternak kambing di Trenggalek menilai fenomena bediding tahun ini tidak terlalu berdampak pada hewan ternak karena suhu tidak sedingin tahun sebelumnya.
Sukirno (45), peternak kambing asal Desa Gandusari, menyampaikan bahwa gejala penyakit pada ternak biasanya sejalan dengan meningkatnya kasus flu pada manusia.
“Dari kecil saya beternak kambing dan memelihara ayam. Bediding tidak berpengaruh besar ke hewan ternak, kecuali pagi harinya benar-benar panas,” ungkapnya.
Menurut Sukirno, tidak ada perlakuan khusus terhadap ternaknya saat bediding. Ia menilai gejala seperti menurunnya nafsu makan adalah hal wajar dan tidak mengancam keselamatan hewan.
“Peternak kambing lain di sini juga tidak ada keluhan baru selama bediding. Yang penting kalau hewan sedang kurang nafsu makan jangan panik, dan pastikan makan minum tidak kurang,” tutupnya.
Ikuti WhatsApp Channel
Dapatkan berita terbaru langsung di WhatsApp!
TAGS
Advertisement
Artikel Terkait
Hanya 7 Puskeswan untuk 14 Kecamatan di Trenggalek, Petugas Terbatas
Dua Pekan Menuju Ramadhan, Harga Telur di Trenggalek Cenderung Turun
Nelayan Trenggalek, Waspadai Gelombang Tinggi di Laut Jawa dan Samudra Hindia Selatan!
Waspadai Cuaca Ekstrem di Jawa Timur Menjelang Tahun Baru
Peringatan Kewaspadaan Cuaca Ekstrem BMKG di Jawa Timur, Termasuk Trenggalek