KBRT - Bulan Ramadan sudah ada di depan mata, bulan suci dimana muslim berpuasa dari terbit fajar hingga tenggelamnya matahari. Puasa tidak hanya menunda lapar, tapi juga nafsu keduniawian dan syahwat.
Beberapa hal bisa membuat puasa batal dan menggugurkan puasa. Berikut penjelasan lengkapnya dilansir dari buku Puasa Ramadan karya Dewi Qurratul Aeni, S.Ag.
Daftar Isi [Show]
Hal-Hal yang Membatalkan Puasa
Makan, Minum atau Sejenisnya dengan Sengaja
Sengaja makan, minum, atau sejenisnya di waktu yang ditentukan berpuasa, maka puasanya batal. Seseorang yang berpuasa tapi makan dan minum dengan sengaja maka puasanya akan batal. Walaupun makan dan minum dengan cara sembunyi-sembunyi.
Muntah dengan Sengaja
Muntah dengan sengaja dapat membatalkan puasa, sedangkan muntah dengan tidak sengaja tidak membatalkan puasa.
Hilang Akal
Hilang akal atau gila yang datang di siang hari, termasuk juga mabuk dapat membatalkan puasa.
Bersetubuh
Bagi suami istri yang bersetubuh di siang hari, yaitu semenjak terbit fajar sampai matahari tenggelam, maka ia wajib membayar salah satu kafarat, sesuai dengan kemampuannya, yaitu memerdekakan hamba/budak, puasa dua bulan berturut-turut, atau bersedekah dengan makanan pokok kepada 60 fakir miskin.
Murtad
Murtad yaitu orang yang keluar dari agama Islam, hal ini dapat membatalkan puasa.
Keluar Darah Haid dan Nifas bagi Wanita
Keluar darah haid pada wanita biasanya berlangsung 7 hingga 14 hari. Namun, setiap wanita memiliki kondisi yang berbeda-beda. Sedangkan nifas adalah keluarnya darah dari wanita setelah melahirkan.
Hal-Hal yang Menggugurkan Pahala Puasa
Agar puasa kita diterima oleh Allah SWT kita harus benar-benar menjaga diri dari hal-hal yang bisa membatalkan pahala puasa. Adapun hal-hal yang bisa merusak pahala puasa antara lain.
1. Memfitnah atau mencela orang lain.
2. Menipu, mencuri dan berdusta. Bagi orang yang sedang berpuasa tetapi ia melakukan perbuatan yang tidak jujur atau curang, maka ia tidak akan mendapatkan pahala sedikitpun dari puasanya karena puasa yang ia lakukan tidak diridhoi oleh Allah SWT dan Allah tidak berkepentingan terhadap hamba-Nya dalam meninggalkan makan minumnya.
3. Menggunjing dan marah.
4. Mendengarkan cerita bohong dan keji. Cerita-cerita yang ada di televisi, koran atau media lainnya yang tidak mengandung kebenaran sebaiknya dihindari karena hanya akan mengotori pikiran-pikiran kita apalagi tayangan atau tontonan pornoaksi yang dapat menumbuhkan nafsu syahwat.
5. Memandang wanita dengan syahwat.
6. Melihat perbuatan yang mengundang syahwat.
Kabar Trenggalek - Edukasi
Editor:Zamz