Polres Trenggalek Sulap Lahan Kosong Jadi Kebun Jagung, Panen Diperkirakan Capai 5 Ton

Polres Trenggalek memanen jagung dari lahan seluas 1,5 hektare dengan perkiraan hasil 4-5 ton untuk mendukung swasembada pangan.

Polres Trenggalek Sulap Lahan Kosong Jadi Kebun Jagung, Panen Diperkirakan Capai 5 Ton

Polres Trenggalek panen jagung 5 ton. KBRT/Polres Trenggalek

Ringkasan

  • Polres Trenggalek panen jagung dari lahan seluas 1,5 hektare.
  • Hasil panen diperkirakan mencapai 4-5 ton jagung dengan masa tanam empat bulan.
  • Jajaran polsek juga memanfaatkan lahan kosong untuk mendukung ketahanan pangan.

TRENGGALEK – Polres Trenggalek memasarkan jagung hasil budidaya di lahan seluas 1,5 hektare yang berada di depan Mapolres Trenggalek, Senin (24/8/2026).

Panen raya tersebut menjadi bagian dari upaya Polres Trenggalek mendukung ketahanan dan swasembada pangan, khususnya komoditas jagung di Kabupaten Trenggalek.

Kapolres Trenggalek AKBP Rizky Tri Putra Erryka Adi Wijaya, didampingi pejabat utama dan Bhayangkari, membuka kegiatan panen raya tersebut.

Advertisement

“Alhamdulillah, hari ini kita bisa panen dengan hasil yang cukup bagus. Dari luas lahan, 1,5 hektar, diperkirakan bisa menghasilkan panen kurang lebih 4-5 ton jagung berkualitas dengan masa tanam 4 bulan,” ungkapnya.

Rizky mengatakan, penanaman jagung tidak hanya dilakukan di lahan Polres Trenggalek. Jajaran polsek juga mendorong pemanfaatan lahan kosong yang berada di lingkungan markas komando (mako) masing-masing untuk menanami jagung.

Dalam proses penanaman hingga panen, Polres Trenggalek membangun kerja sama dengan sejumlah kelompok petani. Proses tersebut juga mendapat pendampingan dari petugas Dinas Pertanian Kabupaten Trenggalek.

“Para petani tentunya sudah cukup berpengalaman dalam hal menanam jagung. Kemudian pendampingan dari pemangku kepentingan juga tak kalah penting terkait dengan metode tanam dan perawatan yang baik,” ucapnya.

Menurut Rizky, kolaborasi dengan petani dan pemerintah daerah yang diperlukan agar pengelolaan lahan dapat dilakukan secara optimal, mulai dari proses penanaman, perawatan, hingga masa panen.

Ia juga menyampaikan penghargaan kepada anggota Polres Trenggalek, petani, dan masyarakat yang turut berkontribusi memanfaatkan lahan tidur untuk budidaya jagung.

“Semoga ke depan, hasil panen kita bisa lebih baik lagi, lebih produktif sehingga bisa berkontribusi nyata dalam swasembada pangan dan bisa membawa manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” ujarnya. 

Ikuti WhatsApp Channel

Dapatkan berita terbaru langsung di WhatsApp!

Join Channel

Advertisement

Artikel Terkait