Kelebihan dan Kekurangan Bajaj Pulsar 180: Motor Sport Touring Tangguh dan Irit

Kelebihan dan Kekurangan Bajaj Pulsar 180: Motor Sport Touring Tangguh dan Irit

Kelebihan dan Kekurangan Bajaj Pulsar 180: Motor Sport Touring Tangguh dan Irit. BAI/KBRT

KBRT - Pasar motor naked sport di Indonesia pernah diramaikan oleh kehadiran Bajaj Pulsar 180 DTS-i. Diusung oleh PT Bajaj Auto Indonesia (BAI) sejak dekade 2010-an, motor rakitan India ini berhasil merebut perhatian pecinta roda dua berkat kombinasi harga terjangkau, bodi gagah, dan mesin yang tahan banting.

Meskipun Bajaj resmi menghentikan operasionalnya di Indonesia pada 2014, unit bekas Pulsar 180 masih banyak dicari di pasaran. Sebelum memutuskan untuk membelinya, simak ulasan kelebihan dan kekurangan Bajaj Pulsar 180 berikut ini.

Spesifikasi Singkat Bajaj Pulsar 180

  • Mesin: 178,6 cc, 4-tak, Karburator, Berpendingin Udara
  • Teknologi: DTS-i (Digital Twin Spark Ignition / 2 Busi)
  • Tenaga Maksimal: 17 PS
  • Torsi Maksimal: 14 Nm
  • Bobot: 147 kg
  • Suspensi Belakang: Monoshock atau Nitrox

Kelebihan Bajaj Pulsar 180

Mesin Tangguh dan Tahan Banting

Advertisement

Dapur pacu 178,6 cc milik Pulsar 180 memiliki torsi yang kuat di putaran menengah. Mesin ini terkenal tahan panas (overheat) sehingga aman digunakan berkendara jarak jauh maupun saat jalanan macet.

Efisiensi Bahan Bakar Tinggi

Berbekal teknologi DTS-i (pengapian dua busi), proses pembakaran bahan bakar menjadi lebih optimal. Konsumsi BBM motor ini terbilang irit di kelasnya, mencapai kisaran 40–50 km/liter.

Fitur Modern di Zamannya

Pulsar 180 sudah dibekali panel instrumen kombinasi analog-digital, rem cakram depan berdiameter besar, pelek lebar, serta suspensi belakang yang nyaman.

Ergonomi Nyaman untuk Touring

Posisi berkendara dibuat tegak dengan setang tinggi dan jok yang lebar. Karakter ini membuat pengendara tidak cepat lelah saat perjalanan jauh.

Harga Bekas Sangat Terjangkau

Di pasar motor bekas, unit Pulsar 180 terawat umumnya dibanderol pada kisaran Rp4 juta hingga Rp7 jutaan, menjadikannya salah satu motor sport bekas dengan value for money terbaik.

Kekurangan Bajaj Pulsar 180

Ketersediaan Suku Cadang Terbatas

Sejak BAI hengkang dari Indonesia, ketersediaan spare part resmi cukup menyusut. Pengguna kini bergantung pada toko online, bengkel spesialis, atau part substitusi dari merek lain.

Bobot Relatif Berat

Dengan berat sekitar 147 kg, motor ini sangat stabil pada kecepatan tinggi, tetapi terasa kurang lincah saat harus melakukan maniver zig-zag di kemacetan padat.

Getaran Mesin pada RPM Tinggi

Karakter mesin karburatornya menimbulkan getaran yang cukup terasa pada pijakan kaki dan setang ketika dipacu pada putaran mesin tinggi.

Nilai Jual Kembali Rendah

Wajah motor non Jepang serta absennya APM resmi membuat harga jual kembalinya relatif lambat naik dibandingkan kompetitor asal Jepang.

Ikuti WhatsApp Channel

Dapatkan berita terbaru langsung di WhatsApp!

Join Channel

Advertisement

Artikel Terkait