NPCI Trenggalek Minta Dukungan DPRD, Pembinaan Atlet Terkendala Efisiensi Anggaran

NPCI Trenggalek meminta dukungan DPRD setelah anggaran pembinaan atlet disabilitas turun dari Rp150 juta menjadi Rp50 juta meski prestasi terus meningkat.

NPCI Trenggalek Minta Dukungan DPRD, Pembinaan Atlet Terkendala Efisiensi Anggaran

NPCI Trenggalek curhat ke DPRD soal anggaran atlet yang terpangkas. KBRT/Zamz

Ringkasan

  • Anggaran pembinaan NPCI Trenggalek turun dari Rp150 juta menjadi Rp50 juta akibat efisiensi.
  • Meski anggaran berkurang, atlet disabilitas Trenggalek tetap meraih prestasi di tingkat provinsi dan nasional.
  • NPCI meminta tambahan anggaran, kendaraan operasional, serta pelatihan pelatih kepada DPRD.

TRENGGALEK - Di balik sederet medali yang dibawa pulang atlet disabilitas Trenggalek, tersimpan tantangan besar yang kini dihadapi National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Trenggalek. Anggaran pembinaan yang semula mencapai Rp150 juta kini hanya tersisa Rp50 juta akibat kebijakan efisiensi.

Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan NPCI mendatangi DPRD Trenggalek dalam audiensi, Rabu (1/7/2026). Organisasi yang menaungi olahraga penyandang disabilitas itu berharap dukungan pemerintah daerah agar pembinaan atlet tetap berjalan menjelang sejumlah agenda penting, termasuk Kejuaraan Paralimpik Provinsi (Keparprov) Jawa Timur 2027.

Ketua NPCI Kabupaten Trenggalek, Sugeng Suprayogo, mengatakan ada tiga kebutuhan utama yang disampaikan kepada DPRD, yakni penambahan anggaran pembinaan, kendaraan operasional, serta pelatihan bagi pelatih (training of trainer).

Advertisement

"Aspirasi yang kami sampaikan meliputi permohonan kendaraan, pelatihan pelatih, dan penambahan anggaran untuk mendukung kegiatan NPCI Kabupaten Trenggalek," ujar Sugeng.

Menurutnya, keterbatasan anggaran mulai berdampak pada proses pembinaan atlet. Padahal, dalam waktu dekat NPCI harus menyiapkan atlet untuk menghadapi sejumlah kejuaraan tingkat provinsi maupun nasional.

"Tahun lalu kami menerima anggaran sekitar Rp150 juta, sedangkan tahun ini hanya Rp50 juta. Penurunannya sangat jauh dari harapan kami," katanya.

Meski anggaran menyusut drastis, prestasi atlet Trenggalek belum ikut surut. Pada ajang terakhir, kontingen NPCI Trenggalek membawa pulang satu medali emas dari cabang boccia, dua medali perak atletik, serta dua medali perunggu atletik. Hasil tersebut mengantarkan Trenggalek menempati peringkat ke-15 di Jawa Timur.

Tak hanya itu, Trenggalek juga memiliki atlet yang pernah tampil di level internasional pada nomor lari jarak menengah. Sementara pada tingkat nasional, atlet lempar cakram dan tolak peluru, Yuda, berhasil menembus enam besar Indonesia pada 2024.

Untuk memperluas pembinaan, NPCI kini juga mulai mengembangkan cabang olahraga judo bagi atlet tunanetra.

Saat ini, NPCI Trenggalek membina 34 atlet dari berbagai cabang olahraga, di antaranya atletik, boccia, voli duduk, bulu tangkis, tenis meja, renang, hingga judo. Latihan rutin digelar di beberapa lokasi, dengan Stadion Menak Sopal menjadi pusat latihan atletik, sedangkan Balai Desa Gandusari digunakan untuk cabang boccia dan voli duduk.

Ketua DPRD Trenggalek, Doding Rahmadi, mengatakan pihaknya memahami kebutuhan yang disampaikan NPCI, terutama dalam menghadapi Keparprov Jawa Timur 2027 yang membutuhkan persiapan sejak dini.

"Mereka menyampaikan berbagai kebutuhan organisasi, terutama persiapan menghadapi event tingkat provinsi pada tahun 2027 yang tentu harus dipersiapkan sejak sekarang," kata Doding.

Ia mengakui efisiensi anggaran menjadi tantangan bagi seluruh organisasi olahraga. Namun DPRD berkomitmen ikut mencarikan solusi agar pembinaan atlet disabilitas tetap berlanjut.

"Memang di masa efisiensi anggaran seperti sekarang ini tidak mudah. Namun kalau kita berjuang bersama-sama, saya yakin akan ada solusi terbaik," ujarnya.

Terkait permohonan kendaraan operasional, Doding menyebut pemerintah daerah dapat memfasilitasi peminjaman kendaraan dinas apabila tersedia dan tidak sedang digunakan oleh instansi lain.

Ikuti WhatsApp Channel

Dapatkan berita terbaru langsung di WhatsApp!

Join Channel

Advertisement

Artikel Terkait