Nelayan Trenggalek Keluhkan Kenaikan BBM, Biaya Melaut Semakin Tinggi
Kabar Trenggalek - Kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang menjadi kebijakan pemerintah pusat berdampak pada nelayan di Trenggalek. Tak ayal masyarakat nelayan harus mengeluarkan modal lebih untuk pergi melaut. Bambang Supiyat, DPC Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI), mengungkapkan bahwa nelayan saat ini diambang keraguan hendak melaut akibat kenaikan BBM. "Nelayan harus berfikir dahulu...
M
Muh. Zamzuri
05 Sep 2022 • 09:44 WIB
Kabar Trenggalek - Kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang menjadi kebijakan pemerintah pusat berdampak pada nelayan di Trenggalek. Tak ayal masyarakat nelayan harus mengeluarkan modal lebih untuk pergi melaut.
Bambang Supiyat, DPC Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI), mengungkapkan bahwa nelayan saat ini diambang keraguan hendak melaut akibat kenaikan BBM.
"Nelayan harus berfikir dahulu kalau melaut, karena cuaca yang saat ini berbeda dengan tahun sebelumnya, kalau dulu banyak ikan ketika melaut di waktu kapan saja, namun sekarang berbeda jauh," ungkapnya.
Kenaikan BBM tersebut menurut Bambang juga dibarengi dengan akomodasi lainnya yang naik. Seperti oli dan perlengkapan melaut ikut naik.
Dirinya juga mengungkapkan bahwa semula ongkos melaut sebesar 1,5 juta kini harus menambah ongkos kembali dengan sebesar 2,5 juta. Jadi ada kenaikan hingga 1 juta dampak dari meroketnya harga BBM.
"Jadi jelas naik ongkosnya, maka dari itu tadi saya sampaikan untuk melaut ya harus mempertimbangkan kondisi," tegasnya.
Bantuan aplikasi yang dibuat oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek untuk mendapatkan subsidi BBM belum berimplikasi pada nelayan. Pasalnya kebijakan subsidi belum bisa dipraktikkan.
Bambang berharap dengan wacana subsidi BBM bagi nelayan tepat sasaran dan tidak tebang pilih kepada Nelayan kecil yang biasa melaut di perairan Trenggalek.
"Adanya subsidi sangat membantu bagi nelayan kecil tapi harus tepat sasaran. Dan satu lagi yang harus diingat kenaikan BBM jangan dibarengi dengan kelangkaan BBM untuk nelayan," ujarnya.
Ikuti WhatsApp Channel
Dapatkan berita terbaru langsung di WhatsApp!
Advertisement
Artikel Terkait
Politik
02 Dec 2022
Demi BBM Subsidi Nelayan Trenggalek, 500 Surat Rekom Masuk Tiap Bulan
Jawa Timur
06 Jan 2024
Produksi Perikanan Tangkap Jawa Timur 2023 Capai 590.685 Ton, Tertinggi se-Indonesia
Lingkungan
05 Jan 2024
Cuaca Tidak Menentu, Nelayan Trenggalek Harus Menyiapkan Bekal Keselamatan Diri
Ekonomi
05 Jan 2024
Pemkab Trenggalek Sediakan Fasilitas Lelang Ikan Online, Tapi Penggunanya Sedikit karena Ribet
Wisata
05 Jan 2024
Jumlah Tangkapan Ikan Merosot Drastis, Diskan Trenggalek Targetkan Pemberdayaan Nelayan
Mata Rakyat
06 Sep 2022