Kabar TrenggalekKabar Trenggalek
Kabar TrenggalekKabar Trenggalek

Press ESC / Click X icon to close

My Account

Muhammadiyah dan NU Apresiasi Langkah Kementerian ATR/BPN Percepat Sertipikasi Tanah Wakaf Milik Umat

  • 12 Mar 2025 15:20 WIB
  • Google News

    KBRT – Gerakan Nasional Sertipikasi Rumah Ibadah dan Pesantren yang dijalankan oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mendapat apresiasi dari berbagai kalangan, termasuk Persyarikatan Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU). Program ini bertujuan untuk mempercepat sertipikasi tanah wakaf di Indonesia.

    “Kami sangat senang dan mendukung upaya BPN untuk mempercepat proses sertipikasi tanah wakaf milik umat. Perhatian khusus yang diberikan oleh BPN ini tentu memberikan manfaat yang luar biasa bagi umat,” ujar Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Agung Danarto, usai menerima delapan sertipikat wakaf untuk Persyarikatan Muhammadiyah di Madrasah Muallimin Muhammadiyah Yogyakarta, Senin (10/03/2025).

    Dengan adanya sertipikat, ia merasa lebih tenang karena tanah wakaf kini memiliki kepastian hukum. “Ini adalah bukti nyata dari komitmen pemerintah dalam memberikan kepastian hukum atas tanah wakaf. Kami bisa memanfaatkannya dengan lebih tenang dan yakin,” tutur Agung Danarto.

    Pada kesempatan terpisah, Arif, perwakilan dari Perkumpulan NU Ngombol, juga mengapresiasi dan berterima kasih kepada Kementerian ATR/BPN atas kemudahan serta kelancaran proses sertipikasi yang ia lalui. Hal ini ia sampaikan setelah menerima sertipikat untuk gedung Sekretariat NU Cabang Kecamatan Ngombol langsung dari Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid, di Pesantren Darut Tauhid, Purworejo, Jawa Tengah.

    ADVERTISEMENT
    Migunani

    “Prosesnya cepat, mudah, dan tanpa biaya. Tanah yang sudah disertipikatkan ini nantinya akan digunakan untuk kemaslahatan umat, terutama bagi warga Nahdlatul Ulama dan masyarakat sekitar Kecamatan Ngombol,” ujar Arif.

    Arif menjelaskan bahwa tanah wakaf tersebut merupakan hibah dari warga setempat. Kini, setelah disertipikasi, tanah tersebut telah resmi digunakan untuk kepentingan umat. “Dengan adanya sertipikat ini, kami memiliki bukti resmi kepemilikan untuk tanah wakaf di perkumpulan utama Kecamatan Ngombol,” katanya.

    Di Pesantren Darut Tauhid, Menteri Nusron juga memberikan sambutan di hadapan para santri. Ia mengajak santri untuk terus menjaga keimanan dan memperbanyak doa. “Doakan kami dalam menjalankan program pemerintahan. Semoga senantiasa berada di jalan yang benar,” imbuhnya.

    Sebagai informasi, kunjungan Menteri Nusron ke Madrasah Muallimin Muhammadiyah Yogyakarta dan Pesantren Darut Tauhid di Purworejo, Jawa Tengah, merupakan bagian dari Safari Ramadan. Turut hadir dalam acara tersebut sejumlah Menteri dan Wakil Menteri Kabinet Merah Putih, Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) BPN Provinsi Jawa Tengah, Lampri, Kepala Kanwil BPN Provinsi D.I. Yogyakarta, Dony Erwan, serta perwakilan PP Muhammadiyah.

    Kabar Trenggalek - Advertorial

    ADVERTISEMENT
    Lodho Ayam Pak Yusuf