Meroket, Harga Cabai Rawit di Trenggalek Tembus Rp85.000/kg
Kabar Trenggalek - Harga cabai rawit di Trenggalek pasca Idul Fitri 1433 H terus nanjak naik. Pasalnya, minggu lalu sudah sampai di harga Rp. 58 ribu, Rabu (08/06/2022). Menurut Siti Fatimah, pedagang Pasar Basah Trenggalek, per hari ini harga cabai mengalami kenaikan drastis di angka Rp. 85 ribu per kilogram. Siti mengatakan, harga cabai rawit sempat menyentuh di angka Rp. 93 ribu beberapa...
W
Wahyu AO
07 Jun 2022 • 23:04 WIB
Kabar Trenggalek - Harga cabai rawit di Trenggalek pasca Idul Fitri 1433 H terus nanjak naik. Pasalnya, minggu lalu sudah sampai di harga Rp. 58 ribu, Rabu (08/06/2022).
Menurut Siti Fatimah, pedagang Pasar Basah Trenggalek, per hari ini harga cabai mengalami kenaikan drastis di angka Rp. 85 ribu per kilogram.
Siti mengatakan, harga cabai rawit sempat menyentuh di angka Rp. 93 ribu beberapa hari yang lalu.
"Dari Rp 93 ribu sempat mengalami penurunan di angka Rp 80 ribu, lalu hari ini naik lagi Rp 5 ribu," ungkapnya.
Tak pelak, kenaikan cabai rawit tersebut berdampak pada jualan Siti kepada konsumen. Pasalnya, minat konsumen untuk membeli cabai rawit kian menurun.
"Pembeli jadi turun, dan pasti mempengaruhi pendapatan toko saya, karena selang beberapa hari omset juga menurun walau cabai rawit naik," paparnya.
Siti menceritakan, yang semula konsumen membeli 1 kilogram, kini konsumen lebih memilih membeli ½ kilogram.
Penyebab meroketnya harga lombok di Trenggalek karena minim pasokan. Hal demikian juga diakui Sukono, petani cabai di Desa Dawuhan, Kecamatan Trenggalek, untuk menghasilkan panen 7 kilogram sehari saja sangat sulit.
"Karena ada hama pethek, yang dulunya sehari bisa panen petik 30 kilogram, hari ini 7 kilogram saja sangat sulit," ujar Sukono.
Ikuti WhatsApp Channel
Dapatkan berita terbaru langsung di WhatsApp!
TAGS
Artikel Terkait
Ekonomi
10 Sep 2021
Masalah Bansos, Kini Warga Bisa Lakukan Usul dan Sanggah Lewat Aplikasi Cek Bansos
Ekonomi
05 Jan 2024
Bantuan UMKM Trenggalek Belum Berdampak Signifikan terhadap Turunnya Pendapatan Pedagang
Ekonomi
05 Jan 2024