Menteri PPPA Puji Program Sepeda Keren Cetusan Istri Bupati Trenggalek
Kabar Trenggalek - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga, memuji program Sepeda Keren yang dicetuskan istri Bupati Trenggalek, Novita Hardini, Kamis (17/02/2022). Menurut Bintang, program Sekolah Perempuan, Anak, Disabilitas, dan Kelompok Rentan (Sepeda Keren) itu bisa menjadi inspirasi bagi daerah lain. "Karena tadi saya melihat beberapa paparan dan aksi...
17 Feb 2022 • 05:06 WIB
Kabar Trenggalek - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga, memuji program Sepeda Keren yang dicetuskan istri Bupati Trenggalek, Novita Hardini, Kamis (17/02/2022).
Menurut Bintang, program Sekolah Perempuan, Anak, Disabilitas, dan Kelompok Rentan (Sepeda Keren) itu bisa menjadi inspirasi bagi daerah lain.
"Karena tadi saya melihat beberapa paparan dan aksi dari Sepeda Keren ini mampu menjadi inspirasi untuk daerah lain, karena praktik yang baik akan menghasilkan output yang baik juga," ucap Bintang di Pendapa Manggala Praja Nugraha.
Advertisement
Baca juga: Kunjungan ke Trenggalek, Menteri PPPA Deklarasi Pesantren Ramah Anak
Bintang mengatakan, program Sepeda Keren tersebut bisa membantu desa, karena suksesnya program Sepeda Keren ini adalah suksesnya desa yang menerapkan.
"Apalagi perkembangan teknologi semakin pesat, hal ini juga harus diimbangi dengan penguatan forum anak, untuk bisa mencegah terjadinya pernikahan dini," ujar Kabinet Indonesia Maju itu.
Istri Bupati Trenggalek, Novita Hardini, mengatakan, program Sepeda Keren itu besutannya sejak tahun 2017 yang lalu. Menurut Novita, program tersebut atas kegelisahannya terhadap masa depan penerus bangsa yang semakin tahun tingkat kerentanan bertambah.
Baca juga: Dapat Penghargaan Perlindungan Anak, Trenggalek Masih Punya PR Cegah Kekerasan Seksual
"Saya hanya bisa berucap bismillah dan alhamdulilah, semoga program yang saat ini berjalan di Sepeda Keren bisa bermanfaat untuk masyarakat Trenggalek," tutur Novita.
Novita menambahkan, dengan maraknya kasus kekerasan seksual yang berada di lingkup pesantren, dirinya meminta agara kolaborasi antar pihak semakin bisa dikuatkan.
"Sepeda Keren untuk selama ini masih belum bisa masuk di pondok pesantren, namun tadi sudah ada deklarasi pesantren ramah anak semoga kolaborasi antar berbagai pihak bisa terjalin erat, termasuk dengan sepeda keren," tandas Novita.
Ikuti WhatsApp Channel
Dapatkan berita terbaru langsung di WhatsApp!
Advertisement
Artikel Terkait
Peraturan Baru, Pemerintah Bolehkan Aborsi untuk Korban Kekerasan Seksual
Mas Ipin Bentuk Satgas Perlindungan Perempuan dan Anak
Kunjungan ke Trenggalek, Menteri PPPA Deklarasi Pesantren Ramah Anak
Pencegahan Kekerasan Seksual di Pesantren Harus Dilakukan Bersama-Sama
ForMujeres: Ustad yang Memaksa Hubungan Seksual Harus Dilawan, Tidak Boleh Patuh