Kenapa Trenggalek Terasa Dingin? Ini Penjelasan Lengkap BMKG
Kenapa Trenggalek dingin? BMKG menjelaskan fenomena bediding saat musim kemarau dipicu Monsun Australia yang membawa udara kering dan dingin.
03 Jul 2026 • 20:00 WIB
Trenggalek terasa dingin beberapa hari terakhir ini. KBRT/Canva
Ringkasan
- Trenggalek terasa dingin karena fenomena bediding saat musim kemarau.
- Penyebab utamanya adalah Monsun Australia yang membawa udara kering dan dingin.
- BMKG mencatat suhu minimum di AWS Karangan, Trenggalek mencapai 16 derajat Celsius, termasuk lima terendah di Jawa Timur.
TRENGGALEK – Beberapa hari terakhir, banyak warga Trenggalek merasakan udara yang terasa lebih dingin, terutama saat dini hari hingga pagi. Tak sedikit yang bertanya-tanya, kenapa Trenggalek dingin padahal saat siang hari cuaca justru cerah dan panas.
Fenomena ini ternyata bukan sesuatu yang aneh. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan kondisi tersebut merupakan bagian dari musim kemarau yang sedang berlangsung di Indonesia, termasuk di Jawa Timur.
Dalam istilah masyarakat Jawa, cuaca dingin saat musim kemarau dikenal dengan sebutan bediding. Kondisi ini hampir selalu muncul setiap tahun ketika musim kemarau mencapai puncaknya.
Advertisement
Kenapa Trenggalek Dingin Saat Musim Kemarau
Penyebab utama udara terasa lebih dingin adalah Monsun Australia, yaitu angin yang membawa massa udara kering dan bersuhu lebih rendah menuju Indonesia.
Saat angin ini mendominasi, kandungan uap air di atmosfer berkurang sehingga pembentukan awan menjadi lebih sedikit. Akibatnya, langit pada malam hari cenderung cerah.
Langit yang cerah membuat panas yang tersimpan di permukaan bumi sejak siang hari lebih cepat dilepaskan kembali ke atmosfer. Karena tidak ada banyak awan yang menahan panas tersebut, suhu udara turun cukup drastis menjelang pagi.
Inilah alasan mengapa udara di Trenggalek terasa jauh lebih dingin dibanding biasanya meski siang harinya tetap terasa hangat bahkan panas.
Trenggalek Termasuk Daerah Bersuhu Rendah di Jawa Timur
Berdasarkan hasil pengamatan stasiun cuaca otomatis BMKG, Kabupaten Trenggalek juga masuk dalam daftar wilayah dengan suhu minimum terendah di Jawa Timur.
Berikut lima lokasi dengan suhu minimum terendah berdasarkan pengamatan BMKG:
- AWS Bromo, Kabupaten Probolinggo: 5,1 derajat Celsius.
- Stageof Pasuruan (Tretes): 14,0 derajat Celsius.
- Lanud Abd Saleh, Kabupaten Malang: 14,6 derajat Celsius.
- AWS Bondowoso: 15,9 derajat Celsius.
- AWS Karangan, Kabupaten Trenggalek: 16,0 derajat Celsius.
Angka tersebut menunjukkan bahwa suhu di Trenggalek memang cukup rendah dibanding banyak daerah lain di Jawa Timur, terutama pada dini hari.
Kenapa Udara Trenggalek Terasa Lebih Dingin
Selain pengaruh Monsun Australia, kondisi geografis juga berperan. Kabupaten Trenggalek memiliki banyak kawasan perbukitan dan pegunungan yang membuat suhu udara lebih mudah turun ketika malam. Ditambah lagi, minimnya awan selama musim kemarau mempercepat pelepasan panas dari permukaan bumi.
Akibatnya, udara pada dini hari hingga pagi terasa lebih menusuk dibanding saat musim hujan. Meski demikian, fenomena ini masih tergolong normal dan bukan pertanda cuaca ekstrem.
Apakah Fenomena Ini Berbahaya?
BMKG menyebut bediding merupakan fenomena alam yang rutin terjadi hampir setiap musim kemarau. selama Monsun Australia masih aktif, suhu udara pada malam hingga pagi diperkirakan tetap lebih rendah dibanding biasanya.
Masyarakat hanya perlu menyesuaikan aktivitas, terutama bagi anak-anak, lansia, maupun orang yang memiliki daya tahan tubuh rendah. Menggunakan pakaian hangat saat malam dan pagi hari dapat membantu menjaga kondisi tubuh tetap nyaman.
Kapan Udara Dingin di Trenggalek Berakhir?
Udara dingin umumnya akan mulai berkurang ketika pengaruh Monsun Australia melemah dan musim kemarau berangsur memasuki masa peralihan menuju musim hujan.
Selama musim kemarau masih berlangsung, masyarakat Trenggalek masih berpotensi merasakan udara dingin pada malam hingga pagi hari, sementara siang harinya tetap didominasi cuaca cerah dan suhu yang relatif panas.
Ikuti WhatsApp Channel
Dapatkan berita terbaru langsung di WhatsApp!
Advertisement
Artikel Terkait
Pranata Mangsa: Prediksi Cuaca Trenggalek Agustus, Hujan Ringan hingga Lebat Mengintai Event
Cuaca Trenggalek Kemarau Tapi Hujan, Pak Henk Jelaskan Sebab Lewat Ilmu Pranatamangsa
Alasan Kenapa Suhu di Trenggalek Dingin Meski Cerah, Tanda-Tanda Musim Kemarau Tiba
Prediksi Cuaca Natal 2024 di Trenggalek: Hujan Merata di Seluruh Kecamatan
Cuaca Ekstrem di Sejumlah Kawasan Jawa Timur Termasuk Trenggalek, BMKG: Waspadai Bencana Hidrometeorologi!