Dua Tahun Dihantam Pandemi, Kesenian Trenggalek Optimistis Mampu Tingkatkan Ekonomi
Kabar Trenggalek - Pandemi Coronavirus Disease (Covid-19) memberikan dampak yang sangat terasa bagi pedagang musiman pada gelaran kegiatan kesenian Trenggalek, Kamis (12/05/2022). Usai pemerintah melonggarkan gelaran event seperti hajatan dan kesenian. Hal demikian disambut baik bagi pelaku seni dan khususnya pedagang musiman gelaran kegiatan. Trimo Dwi Cahyo, koordinator dan Anggota Dewan K...
W
Wahyu AO
28 May 2022 • 08:27 WIB
Kabar Trenggalek - Pandemi Coronavirus Disease (Covid-19) memberikan dampak yang sangat terasa bagi pedagang musiman pada gelaran kegiatan kesenian Trenggalek, Kamis (12/05/2022).
Usai pemerintah melonggarkan gelaran event seperti hajatan dan kesenian. Hal demikian disambut baik bagi pelaku seni dan khususnya pedagang musiman gelaran kegiatan.
Trimo Dwi Cahyo, koordinator dan Anggota Dewan Kesenian Trenggalek Bidang Pertunjukan Masyarakat, menjelaskan bahwa event kesenian khususnya di Trenggalek memiliki dampak yang besar ekonomi masyarakat.
"Dua tahun kami tidak ada event kesenian sama sekali, saat ini sudah ada kelonggaran jadi saya optimistis ekonomi bisa bangkit melalui event [kegiatan] kesenian," jelasnya saat ditemui.
Menurut Trimo, pada gelaran kegiatan kesenian, seperti jaranan, wayangan, dan tayuban hal ini menjadi penarik masyarakat yang ingin hiburan, dan juga di tengah kumpulnya masyarakat ada pedagang.
"Perputaran ekonomi pada gelaran event seni itu sangat luar biasa, seperti kali ini [kegiatan jaranan] ada sekitar 150 pedagang yang turut hadir di tengah kumpulnya masyarakat," ungkapnya.
Trimo optimistis mampu membawa perputaran ekonomi dalam kesenian pasca terpuruk karena pandemi Covid-19.
"Misalnya, ketika 1 pedagang untung Rp. 250 ribu, dikalikan 150 pedagang, temunya sudah Rp. 37 juta, itu hanya untuk pedagang saja, dan perputaran ekonomi pada event seni dapat terjadi" detailnya.
Seperti Yusuf Efendi, pedagang musiman khusus pagelaran seni mengatakan bahwa kebijakan kelonggaran kegiatan seni pasca pandemi Covid-19 sangat terasa bagi dirinya.
Menurutnya, saat pandemi omset satu bulan tidak mencukupi Rp. 1 juta, dan sekarang sudah ada pada angka Rp. 2-3 juta setiap bulannya.
"Alhamdulilah, semua pedagang yang di sini ada Asosiasinya, jadi ketika ada event di mana gitu sangat mudah informasinya," ujarnya.
Ikuti WhatsApp Channel
Dapatkan berita terbaru langsung di WhatsApp!
Advertisement
Artikel Terkait
Sosial
19 Jan 2024
Seniman Asal Brebes Pentas Wayang Tolak Tambang Emas di Trenggalek
Sosial
28 Nov 2023
Hari Tari Dunia 2023, Tiga Penari Luar Daerah Bakal Pentas di Trenggalek
Feature
18 Aug 2023
Sosok Yasir, Seniman Trenggalek Semangat Lestarikan Karawitan di Usia Senja
Gaya Hidup
15 Jul 2023
Tak Sekedar Coretan, Wall Wull Street Ciptakan Karya Seni untuk Eksistensi Pemuda Trenggalek
Sosial
01 May 2022
Unik, Seniman Trenggalek Peringati Hari Tari Dunia di Puncak Gunung
Wisata
30 Aug 2024