Drama China Jadi Modus Penipuan Digital, Ini Cara Mencegahnya

Drama China Jadi Modus Penipuan Digital, Ini Cara Mencegahnya

Drama China Jadi Modus Penipuan Digital, Ini Cara Mencegahnya. Canva/KBRT

KBRT - Drama China atau dracin saat ini menjadi salah satu hiburan favorit banyak orang. Namun siapa sangka, aktivitas sederhana seperti menonton drama ternyata mulai dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan digital untuk menipu banyak orang.

Baru-baru ini, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkap adanya sejumlah entitas yang diduga menjalankan aktivitas penipuan berkedok tugas menonton drama China. Korban dijanjikan keuntungan harian hanya dengan menyelesaikan tugas sederhana, mulai dari menonton video hingga membeli hak cipta film yang sebenarnya tidak pernah ada.

Sekilas, tawaran tersebut memang terlihat menarik. Apalagi tugas yang diberikan sangat mudah dan tidak membutuhkan keahlian khusus. Namun dibalik itu, terdapat resko besar yang dapat membuat korban kehilangan uang dalam jumlah yang tidak sedikit.

Advertisement

Buat kalian yang ingin terhindar dari modus seperti ini, berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan.

Waspadai Janji Keuntungan yang Tidak Masuk Akal

Salah satu ciri utama penipuan digital adalah adanya janji keuntungan besar dalam waktu singkat. Pelaku biasanya menawarkan penghasilan harian hanya dengan menonton video, mengklik iklan, atau memberikan ulasan tertentu.

Jika sebuah platform menjanjikan keuntungan yang terlalu mudah dan terlalu besar, kalian perlu mulai curiga. Dalam dunia investasi maupun pekerjaan digital, tidak ada keuntungan besar yang bisa diperoleh tanpa resiko dan usaha yang sebanding.

Jangan Mudah Melakukan Deposit

Banyak modus penipuan yang awalnya memberikan keuntungan kecil kepada korban untuk membangun kepercayaan. Setelah itu, korban diminta melakukan deposit dengan nominal yang lebih besar agar bisa mendapatkan keuntungan lebih tinggi.

Inilah titik dimana sebagian besar korban mulai kehilangan uang mereka. Oleh karena itu, jangan pernah mentransfer dana hanya karena tergiur imbalan yang dijanjikan oleh sebuah aplikasi.

Periksa Legalitas Platform

Sebelum bergabung dengan sebuah aplikasi penghasil uang, pastikan terlebih dahulu bahwa platform tersebut memiliki izin resmi dan terdaftar pada instansi terkait.

Menurut OJK, sejumlah aplikasi yang baru-baru ini diblokir diketahui tidak memiliki izin operasional yang sesuai dan tidak terdaftar sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE). Kondisi ini membuat pengguna tidak memiliki perlindungan hukum ketika terjadi masalah.

Hindari Skema Member Get Member

Modus lain yang sering digunakan oleh penipu, adalah sistem perekrutan anggota baru. Pengguna akan mendapatkan bonus tambahan jika berhasil mengajak orang lain bergabung.

Sekilas terlihat seperti program referral biasa, tetapi jika sumber keuntungan utama berasal dari perekrutan anggota baru, maka kalian perlu berhati-hati. Skema seperti ini sering kali berujung pada praktik yang menyerupai ponzi dan berpotensi merugikan banyak orang.

Jangan Berikan Data Pribadi Sembarangan

Tak hanya uang, data pribadi juga dapat menjadi incaran para pelaku kejahatan. Beberapa aplikasi, akan meminta foto KTP, rekening bank, nomor telepon, hingga informasi sensitif lainnya.

Jika data tersebut jatuh ke tangan yang salah, pelaku bisa menyalahgunakannya untuk berbagai tindakan kriminal seperti pinjaman online ilegal atau pencurian identitas.

Ikuti WhatsApp Channel

Dapatkan berita terbaru langsung di WhatsApp!

Join Channel

Advertisement

Artikel Terkait