Data Produksi Sapi Potong di Trenggalek, Kecamatan Panggul Jadi yang Paling Tinggi

Data Produksi Sapi Potong di Trenggalek, Kecamatan Panggul Jadi yang Paling Tinggi

Data Produksi Sapi Potong di Trenggalek, Kecamatan Panggul Jadi yang Paling Tinggi. Redaksi/KBRT

KBRT - Kabupaten Trenggalek, memiliki sektor peternakan sapi potong yang cukup banyak, dan menjadi sumber protein penting bagi masyarakat. Berdasarkan data resmi Satu Data Trenggalek 2024, produksi daging sapi potong Trenggalek bervariasi di tiap kecamatannya.

Meskipun tidak semua kecamatan meproduksi daging sapi potong, produksi saat ini masih terbilang cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat lokal. Untuk data detailnya, kalian bisa simak ulasan dibawah ini.

Total Produksi Sapi Potong

Data yang dipublikasikan portal Satu Data Trenggalek, menunjukkan produksi daging sapi potong mencapai angka tertinggi dibandingkan produksi ternak besar lainnya. Produksi daging sapi potong Kabupaten Trenggalek, berada di angka 617.865 Kg di seluruh kecamatan.

Advertisement

Kecamatan Pogalan, Panggul, dan Munjungan tercatat sebagai wilayah dengan volume sapi potong terbesar, sedangkan beberapa kecamatan lain seperti Bendungan, Pule, dan Gandusari tidak menghasilkan sapi potong sama sekali.

Sedangkan untuk data produksi daging sapi potong di Tenggalek tahun 2025, hanya berkisar 560.106 Kg, itu pun berasal dari satu kecamatan saja yaitu Kecamatan Trenggalek.

Kecamatan dengan Produksi Paling Tinggi

  • Trenggalek: 31.417 Kg
  • Durenan: 40.547 Kg
  • Tugu: 68.204 Kg
  • Munjungan: 81.362 Kg
  • Panggul: 175.881 Kg
  • Pogalan: 179.640 Kg
  • Kampak: 48.624 Kg

Untuk data tahun 2024, Kecamatan Pogalan dan Panggul hadir sebagai penyumbang terbesar sapi potong di Trenggalek, diikuti Munjungan dan Tugu. Faktor utama kesuksesan ini meliputi dukungan infrastruktur peternakan yang memadai, populasi peternak tinggi, dan jalur distribusi yang lancar.

Kecamatan dengan Produksi Paling Rendah

Masih dalam data yang dibagikan portal Satu Data Trenggalek, kecamatan Bendungan, Pule, Dongko, Gandusari, Kampak, Suruh, dan Watulimo, termasuk yang memiliki produksi sapi potong terendah, bahkan tidak tercatat sama sekali.

Faktor penyebab tidak adanya produksi ini, meliputi keterbatasan lahan, jumlah peternak sedikit, dan skala usaha yang masih kecil. Selain itu, produksi ternak besar lainnya seperti kerbau, dan sapi perah, juga terbatas hanya di kecamatan tertentu. Untuk lebih jelasnya, kalian bisa menyimak tabel dibawah ini.

Tabel Produksi Daging Sapi Potong Trenggalek

No

Kecamatan

Jumlah Produksi (Kg)

1

Pogalan

179.640

2

Panggul

175.881

3

Munjungan

81.362

4

Tugu

68.204

5

Karangan

40.814

6

Durenan

40.547

7

Trenggalek

31.417

8

Bendungan

0

9

Pule

0

10

Dongko

0

11

Gandusari

0

12

Suruh

0

13

Kampak

0

14

Watulimo

0

TOTAL

617.865

 

Ikuti WhatsApp Channel

Dapatkan berita terbaru langsung di WhatsApp!

Join Channel

Advertisement

Artikel Terkait