Anggaran Pilkada Trenggalek Sisa, KPU Tak Sebut Totalnya
KBRT - Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 di Trenggalek bakal menyisakan anggaran, meski saat ini pihak penyelenggara Pilkada masih menghitung total sisa yang akan dikembalikan ke daerah, Selasa (25/02/2025). Ketua KPU Trenggalek Istatiin Nafiah mengungkapkan, sesuai Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) sebanyak 50 Miliar yang diterima penyelenggara untuk Pilkada, total itu sebenarnya tu...
25 Feb 2025 • 14:00 WIB
Ketua KPU Trenggalek sebut anggaran Pilkada Trenggalek sisa dan akan dikembalikan ke Pemkab Trenggalek. KBRT/Radisa
KBRT - Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 di Trenggalek bakal menyisakan anggaran, meski saat ini pihak penyelenggara Pilkada masih menghitung total sisa yang akan dikembalikan ke daerah, Selasa (25/02/2025).
Ketua KPU Trenggalek Istatiin Nafiah mengungkapkan, sesuai Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) sebanyak 50 Miliar yang diterima penyelenggara untuk Pilkada, total itu sebenarnya turun, karena KPU mengusulkan 64 M diwaktu lalu.
“Jadi sesuai dengan NPHD dan instruksi dari KPU-RI terkait dengan pengembalian dana hibah maksimal tiga bulan pasca pengusulan pelantikan pasangan calon terpilih Pilkada Trenggalek,” paparnya saat dikonfirmasi Kabar Trenggalek.
Advertisement
Istatiin menerangkan, pengusulan pelantikan paslon terpilih Pilkada 2024 pada 10 Januari 2025. Sehingga, terhitung waktu mulai pada saat pengusulan prlantikan sampai dengan tiga bulan mendatang KPU baru mengembalikan sisa Pilkada 2024.
“Karena sampai saat ini masih ada beberapa agenda yang harus kami laksanakan, mulai dari Forum Group Discussion (FGD) dan rapat koordinasi dengan Provinsi maupun di KPU-RI,” tegasnya.
Istatiin tak memberikan bocoran sedikitpun soal persentase serapan anggaran Pilkada 2024, Namun, dia menegaskan kalau anggaran dari hibat Pemkab Trenggalek dipastikan akan ada sisa, namun belum muncul nominal.
“Ya itu nanti saja [persentase serapan] selesai tahapan, persentase dan nominalnya biar sesuai dengan yang akan kami kembalikan. Kalau sisa jelas sisa,” tandasnya.
Dari informasi yang didapat, sisa anggaran Pilkada 2024 di Trenggalek tersebut memang menjadi incaran Pemkab Trenggalek, karena, ditandai dengan penghematan debat pilkada yang hanya diselenggarakan satu kali.
Ikuti WhatsApp Channel
Dapatkan berita terbaru langsung di WhatsApp!
Advertisement
Artikel Terkait
Dana Kampanye Ipin-Syah Hanya dari Sumber Pribadi, Tanpa Sokongan Partai
Faktor Calon Tunggal dan Undangan Tak Terdistribusi, Penyebab Partisipasi Pilkada Trenggalek Anjlok
Surat Suara Pilkada Trenggalek Berlogo Ngawi, KPU Buka Suara
Hasil Rekap Pilkada Trenggalek: Ipin-Syah Raih 282.576 Suara
Bawaslu Trenggalek: Minim Inovasi KPU Sebabkan Partisipasi Pilkada 2024 Rendah